PMI Kaltim Bantu Warga Samarinda Pulihkan Diri Pascabanjir dengan 150 Paket Hygiene Kit

PMI Kaltim dan PMI Kota Samarinda salurkan bantuan Hygiene kit bagi korban banjir di Kelurahan Simpang Tiga Loa Janan. (Foto: Siko/Kaltimetam.id)

Kaltim, Kaltimetam.id – Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kepada warga terdampak banjir di Samarinda, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalimantan Timur bersama PMI Kota Samarinda hari ini melaksanakan aksi kemanusiaan dengan mendistribusikan ratusan paket bantuan di beberapa titik lokasi terdampak.

Bantuan ini merupakan respons cepat PMI terhadap banjir besar yang melanda Kota Samarinda pada 27 Mei 2025 lalu. Curah hujan yang tinggi saat itu menyebabkan meluapnya drainase dan sungai di berbagai kawasan permukiman warga, mengakibatkan rumah-rumah tergenang air, barang-barang rusak, dan aktivitas masyarakat terganggu.

Melihat situasi tersebut, PMI Kaltim bergerak cepat dengan menyiapkan paket bantuan yang sangat dibutuhkan warga, terutama untuk menjaga kesehatan dan kebersihan pascabanjir.

Kepala Markas PMI Provinsi Kalimantan Timur, Rusli, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan terdiri atas 150 paket hygiene kit. Masing-masing paket berisi perlengkapan kebersihan diri seperti sabun mandi, handuk, sarung, serta selimut.

Selain itu, PMI juga menyediakan tambahan 300 lembar sarung, dengan perhitungan bahwa setiap kepala keluarga (KK) menerima dua lembar sarung, guna memenuhi kebutuhan sandang sementara, mengingat banyak pakaian warga yang rusak atau hilang akibat banjir.

“Ini adalah upaya kami untuk membantu meringankan beban warga. Dalam kondisi pascabanjir, menjaga kebersihan diri sangat penting agar warga terhindar dari penyakit. Selain itu, kami ingin membantu menggantikan sebagian barang-barang pribadi yang rusak,” jelas Rusli.

Adapun distribusi bantuan kali ini difokuskan di kelurahan yang terdampak cukup parah, yakni di Kelurahan Simpang Tiga Loa Janan.

“Berdasarkan pendataan kami di lapangan, warga di kelurahan ini sangat membutuhkan bantuan dasar, terutama hygiene kit. Oleh karena itu, kami prioritaskan distribusi di sini terlebih dahulu,” ujar Rusli.

Rusli berharap, melalui bantuan ini, warga yang rumahnya tergenang dan barang-barangnya rusak bisa segera pulih. Meski bantuan ini bersifat darurat, namun diharapkan bisa menjadi langkah awal untuk membantu warga bangkit dan melanjutkan aktivitas mereka.

“Semoga dengan adanya hygiene kit, sarung, dan selimut ini, warga dapat lebih nyaman menjalani hari-hari ke depan. Kami juga terus berkoordinasi dengan PMI Kota Samarinda untuk memantau perkembangan dan kebutuhan lanjutan di lapangan,” pungkasnya.

Terpisah, Warga yang menerima bantuan tampak antusias dan bersyukur. Salah satu penerima bantuan, Ibu Siti Aisyah, warga Kelurahan Simpang Tiga Loa Janan, mengungkapkan rasa terima kasihnya.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat kami butuhkan. Kemarin saat banjir, banyak barang kami basah bahkan hilang. Pakaian, selimut, semua kotor. Sekarang dengan bantuan ini kami bisa mulai membersihkan rumah dan beraktivitas lagi,” pungkasnya. (SIK)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id