Pasca Penyegelan, RS Siaga Al Munawwarah Samarinda Pastikan Pelayanan Tetap Normal Tanpa Gangguan

Situasi di Rumah Sakit Siaga Al - Munawwarah Samarinda. (Foto: Siko/Kaltimetam.id)

Samarinda, Kaltimetam.id – Pasca polemik penyegelan yang sempat terjadi di Rumah Sakit (RS) Siaga Al Munawwarah Samarinda, pihak manajemen memastikan bahwa aktivitas pelayanan kesehatan tetap berjalan normal tanpa adanya pembatasan.

Humas RS Siaga Al Munawwarah, Nadila, menegaskan bahwa hingga saat ini seluruh layanan medis tetap beroperasi seperti biasa dan tidak terdampak oleh persoalan internal yang sempat mencuat ke publik.

“Untuk aktivitas tidak ada pembatasan, pelayanan tetap berjalan seperti biasa. Rumah sakit tidak tutup dan tetap melayani masyarakat Samarinda,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berbagai layanan utama di rumah sakit tersebut masih berjalan optimal, mulai dari pelayanan poliklinik hingga fasilitas penunjang lainnya.

“Untuk layanan dasar, kami memiliki 16 poliklinik, kemudian UGD 24 jam, rawat inap, kebidanan, ruang operasi, hingga ICU,” jelasnya.

Menurut Nadila, seluruh layanan tersebut tetap beroperasi tanpa gangguan, termasuk pelayanan darurat yang menjadi prioritas utama rumah sakit.

“Alhamdulillah tidak ada gangguan. Semua layanan tetap berjalan seperti biasa,” katanya.

Ia juga memastikan bahwa layanan 24 jam seperti Unit Gawat Darurat (UGD), rawat inap, kebidanan, serta ruang operasi tetap siaga penuh untuk melayani pasien.

“Untuk UGD, rawat inap, kebidanan, dan operasi itu 24 jam. Kalau poliklinik memang tidak 24 jam,” tambahnya.

Lebih lanjut, pihak rumah sakit juga telah menyampaikan pernyataan resmi kepada masyarakat melalui media sosial guna memastikan bahwa pelayanan tetap berjalan normal di tengah isu yang berkembang.

“Kami juga sudah menyampaikan pernyataan resmi bahwa tidak ada pembatasan pelayanan,” tuturnya.

Nadila menyebut, hingga saat ini jumlah pasien yang datang juga masih relatif stabil, menandakan kepercayaan masyarakat terhadap layanan rumah sakit tersebut tetap terjaga.

“Pasien kami juga masih banyak, pelayanan tetap berjalan,” katanya.

Terkait kerja sama layanan kesehatan, RS Siaga Al Munawwarah juga memastikan tetap melayani berbagai skema pembiayaan, baik melalui asuransi maupun program jaminan kesehatan nasional.

“Total ada sekitar 38 asuransi dan perusahaan yang bekerja sama dengan kami, termasuk BPJS Kesehatan yang tetap berjalan,” jelasnya.

Ia menambahkan, RS Siaga Al Munawwarah merupakan rumah sakit swasta tipe D yang memberikan pelayanan kesehatan umum bagi masyarakat, tidak terbatas pada layanan tertentu saja.

“Kami rumah sakit umum tipe D, jadi melayani berbagai kebutuhan kesehatan masyarakat secara umum,” ungkapnya.

Sebelumnya, sempat terjadi polemik yang melibatkan mantan karyawan dan berujung pada aksi penyegelan sebagian akses rumah sakit. Namun, pihak manajemen memastikan bahwa hal tersebut tidak mempengaruhi operasional pelayanan kepada pasien.

Dengan kondisi yang telah kembali kondusif, pihak rumah sakit mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir dan tetap memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia.

“Kami pastikan pelayanan tetap berjalan normal dan kami terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya. (SIK)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id