Kaltim, Kaltimetam.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah mengupayakan kelanjutan program normalisasi Sungai Mahakam sebagai langkah strategis dalam mengatasi banjir yang kerap melanda Kaltim, khususnya Kota Samarinda. Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Kementerian Perhubungan untuk meminta dukungan dan pendanaan guna melanjutkan proyek tersebut.
“Kami sudah bersurat ke Kementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan. Dulu, tahun 2000, ada divisi khusus untuk normalisasi sungai, termasuk Sungai Mahakam. Kami ingin mengetahui apakah ada lagi dari perhubungan laut yang bisa kita ambil dananya supaya normalisasi Mahakam ini berjalan,” ujar Seno Aji, Jum’at (16/5/2025).
Seno menekankan bahwa normalisasi Sungai Mahakam tidak hanya penting untuk mengurangi risiko banjir, tetapi juga untuk meningkatkan keselamatan navigasi dan efisiensi transportasi sungai. Pendangkalan alur sungai telah menyebabkan kapal-kapal mengalami kesulitan saat melintas, yang berdampak pada kelancaran distribusi logistik dan perekonomian daerah.
“Kami ingin tahu terlebih dahulu apa jawaban dari perhubungan laut,” tambahnya, menegaskan bahwa Pemprov Kaltim menunggu respon dari kementerian terkait sebelum melangkah lebih lanjut.
Sementara itu, Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, juga menyoroti pentingnya normalisasi Sungai Mahakam dalam upaya penanggulangan banjir. Ia menyatakan bahwa pengerukan sungai merupakan langkah strategis untuk mempercepat aliran air dan mengurangi risiko banjir saat musim hujan tiba.
“Intinya yang harus kita lakukan adalah bagaimana Sungai Mahakam harus segera kita normalisasi. Sungai Mahakam harus dikeruk agar air itu bisa mengalir dengan baik,” ujar Rudy Mas’ud.
Program normalisasi sungai ini menjadi bagian dari sinergi antarinstansi yang melibatkan Dinas PUPR, Balai Wilayah Sungai (BWS), dan Pemerintah Kota Samarinda untuk memastikan keberlanjutan proyek dan solusi yang komprehensif.
Dengan normalisasi yang tuntas, diharapkan risiko banjir dapat ditekan, memberikan perlindungan lebih baik bagi warga dan lingkungan di Kalimantan Timur.
Pemprov Kaltim berharap bahwa dengan dukungan dari pemerintah pusat, program normalisasi Sungai Mahakam dapat segera dilanjutkan dan diselesaikan demi kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah yang berkelanjutan. (REE)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id







