Samarinda Siap Jadi Pintu Gerbang Baru ke Kuala Lumpur

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud. (Foto: Ree/Kaltimetam.id)

Samarinda, Kaltimetam.id – Kalimantan Timur segera memiliki akses udara langsung ke Malaysia. Rute internasional Samarinda–Kuala Lumpur akan segera dibuka melalui Bandara APT Pranoto. Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, memastikan persiapan sudah masuk tahap akhir dan ditargetkan beroperasi sebelum pergantian tahun.

“Insya Allah bulan sembilan ini atau paling lambat akhir tahun, juga tidak ada halangan, penerbangan baru dari Samarinda menuju Kuala Lumpur akan dibuka. Ini bagian dari upaya kita memperkuat konektivitas internasional Kaltim, baik untuk perdagangan, pariwisata, maupun investasi,” ujar Rudy, Kamis (4/9/2025).

Selama ini, masyarakat Kaltim harus menempuh perjalanan ke Balikpapan atau kota besar lain lebih dulu untuk terbang ke luar negeri. Jalur langsung dari Samarinda akan memangkas waktu tempuh sekaligus mengurangi biaya perjalanan.

Rudy menekankan bahwa pembukaan jalur internasional bukan sekadar mempermudah perjalanan warga.

Lebih dari itu, jalur ini diproyeksikan menjadi pintu masuk wisatawan mancanegara ke Samarinda dan sekitarnya.

“Dengan adanya penerbangan langsung, wisatawan bisa lebih mudah datang menikmati potensi wisata kita. Sekaligus mempermudah pelaku usaha dan investor untuk menjalin kerja sama dengan daerah,” tambahnya.

Sektor pariwisata diperkirakan menjadi salah satu yang paling diuntungkan. Destinasi unggulan seperti Mahakam, budaya Dayak, hingga wisata alam di Kutai Kartanegara diyakini lebih mudah dijangkau wisatawan asing.

Rencana penerbangan internasional ini juga berjalan beriringan dengan percepatan pembangunan infrastruktur darat. Akses menuju Bandara APT Pranoto terus diperkuat melalui jaringan jalan dan jembatan yang menghubungkan Samarinda dengan kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Konektivitas darat dan udara harus berjalan beriringan. Infrastruktur offline seperti jalan dan jembatan harus bagus, agar infrastruktur online dan ekonomi digital kita juga bergerak,” jelas Rudy.

Selain sektor wisata, jalur udara internasional juga membuka peluang bagi Kaltim memperluas pasar ekspor. Produk perikanan dan hasil perkebunan daerah bisa lebih mudah dipasarkan ke Malaysia maupun negara lain yang terhubung dengan Kuala Lumpur.

“Ini langkah maju untuk Samarinda agar lebih terbuka secara global, sekaligus mendukung kesiapan kita menuju generasi emas 2045,” tandasnya. (REE)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id