Pria 54 Tahun Ditemukan Meninggal di Depan Ruko Jalan Gatot Subroto Samarinda

Penemuan seorang pria yang tergeletak di depan sebuah ruko, tepatnya di depan Toko Ompos Gallery Gadget, Jumat (20/3/2026) pagi. (Foto: Siko/Kaltimetam.id)
Penemuan seorang pria yang tergeletak di depan sebuah ruko, tepatnya di depan Toko Ompos Gallery Gadget, Jumat (20/3/2026) pagi. (Foto: Siko/Kaltimetam.id)

Samarinda, Kaltimetam.id  – Warga di kawasan Simpang 3 Jalan Gatot Subroto, RT 44, Kelurahan Pelita, Kecamatan Samarinda Ilir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, digegerkan oleh penemuan seorang pria yang tergeletak di depan sebuah ruko, tepatnya di depan Toko Ompos Gallery Gadget, Jumat (20/3/2026) pagi.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melintas di lokasi. Korban saat itu ditemukan dalam kondisi terbaring di tepi jalan saat hujan masih mengguyur kawasan tersebut.

Seorang saksi mata, Zulkifli, mengungkapkan bahwa ketika pertama kali ditemukan, korban sebenarnya masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

“Awalnya masih bergerak, matanya juga masih bergerak. Waktu itu kondisi hujan lebat, kami lihat dia masih hidup,” ujarnya.

Menurutnya, sejumlah warga sempat mendekat dan mencoba memastikan kondisi korban. Beberapa orang bahkan sempat menanyakan kepada warga lain di sekitar ruko untuk mengetahui identitas maupun kondisi korban saat itu.

Namun, dalam waktu yang tidak lama, kondisi korban memburuk. Zulkifli menuturkan bahwa korban kemudian tidak lagi merespons saat dipanggil oleh warga.

“Tadi sempat dipanggil-panggil, tapi sudah tidak ada gerakan lagi. Sudah tidak bernapas,” katanya.

Menyadari kondisi tersebut, saksi kemudian berinisiatif menghubungi relawan untuk meminta bantuan penanganan lebih lanjut. Laporan itu kemudian diteruskan kepada pihak berwenang.

Tak lama berselang, aparat kepolisian dari Polresta Samarinda bersama tim Inafis dan relawan PMI Samarinda tiba di lokasi untuk melakukan penanganan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Pamapta II Polresta Samarinda, Ipda Ilham Satria Brajanata, membenarkan adanya laporan penemuan jasad pria di kawasan tersebut. Ia menyebutkan, saat petugas tiba di lokasi, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dan terbaring di depan ruko.

“Dari laporan yang kami terima, ada penemuan mayat di lokasi. Saat kami tiba, korban sudah dalam kondisi terbaring di depan ruko,” ujar Ilham.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh tim Inafis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat kondisi kesehatan atau sakit.

“Untuk dugaan sementara, korban meninggal karena sakit. Diperkirakan waktu meninggal kurang dari lima jam sebelum ditemukan,” jelasnya.

Dari identitas yang ditemukan di lokasi, korban diketahui bernama Suprahudin (54), yang merupakan warga asal Balikpapan, Kalimantan Timur. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengetahui riwayat kesehatan korban serta memastikan kronologi lengkap sebelum kejadian.

Sementara itu, berdasarkan keterangan saksi, korban pertama kali terlihat sekitar pukul 10.00 WITA. Saat itu, korban sudah dalam posisi tergeletak di bawah, namun masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Usai dilakukan olah TKP, jenazah korban kemudian dievakuasi oleh PMI Samarinda bersama tim Inafis Polresta Samarinda. Selanjutnya, korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie (RSUD AWS) Samarinda untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (SIK)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id