Langkah Terakhir Sang Muazin, Kakek 71 Tahun Tewas Tragis di Jalan Cipto Mangunkusumo

Rekaman CCTV seorang Muazin tertabrak kendaraan di Jalan Cipto mangunkusumo Samarinda Seberang. (Foto: Istimewa)

Samarinda, Kaltimetam.id – Dini hari yang seharusnya menjadi awal ibadah berubah menjadi duka mendalam bagi warga Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda. Warsito (71), seorang kakek yang dikenal rutin mengumandangkan azan di masjid setempat, meninggal dunia setelah menjadi korban kecelakaan lalu lintas pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 04.42 Wita.

Peristiwa tragis itu terjadi di Jalan Cipto Mangunkusumo, saat almarhum berjalan kaki menuju masjid untuk melaksanakan tugasnya sebagai muazin. Dalam kondisi gerimis dan penerangan jalan yang terbatas, ia ditabrak sepeda motor yang dikendarai seorang pedagang ikan yang membawa boks dagangan di bagian belakang kendaraannya.

Rekaman kamera pengawas (CCTV) yang beredar luas di media sosial memperlihatkan detik-detik kejadian. Korban terlihat terjatuh usai tertabrak. Pengendara motor sempat berhenti karena boks dagangannya terjatuh. Namun, alih-alih memberikan pertolongan, pengendara tersebut justru merapikan barangnya dan meninggalkan lokasi kejadian.

Tak lama kemudian, tubuh korban yang tergeletak di aspal kembali terlindas kendaraan lain yang melintas, termasuk sepeda motor dan mobil. Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian melaporkan peristiwa tersebut dan meminta bantuan medis.

Kepergian Warsito meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar. Ia dikenal sebagai sosok sederhana, religius, dan konsisten menjalankan tugas sebagai muazin meski telah memasuki usia lanjut.

Sugiarto, relawan ambulans Sengkotek yang ikut mengevakuasi korban, mengaku sangat mengenal almarhum.

“Beliau rutin azan di masjid. Sosok yang baik dan dikenal warga. Saat kami evakuasi ke RS IA Moeis, luka di kepala dan kaki sangat berat. Tim dokter menyatakan beliau sudah meninggal dunia,” ujarnya.

Menurutnya, saat kejadian beberapa pekerja tambang yang melintas sempat ragu mendekat karena kondisi jalan yang gelap dan gerimis. Situasi tersebut memperlambat respons awal sebelum tim medis tiba di lokasi.

Jenazah almarhum kemudian dibawa ke rumah sakit untuk penanganan awal sebelum dipulangkan ke rumah duka dan dimakamkan oleh keluarga.

Sementara itu, aparat kepolisian memastikan telah mengamankan pengendara sepeda motor yang pertama kali menabrak korban.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Samarinda, Iptu Javier Syukur, mengatakan pelaku menyerahkan diri pada pagi harinya.

“Pengendara motor penjual ikan tersebut sudah menyerahkan diri. Saat ini yang bersangkutan sedang dalam pemeriksaan lebih lanjut,” singkatnya. (SIK)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id

Exit mobile version