Hadapi Lonjakan Kebutuhan Ramadan, Bulog Siapkan 7.600 Ton Beras dan Polda Kaltim Intensifkan Pengawasan Distribusi

Gudang beras Bulog Samarinda. (Foto: Siko/Kaltimetam.id)

Samarinda, Kaltimetam.id – Pemerintah memastikan ketersediaan beras di Kalimantan Timur, khususnya di Kota Samarinda, dalam kondisi aman menjelang dan selama bulan suci Ramadan hingga perayaan Idulfitri 2026. Perum Bulog bersama Polda Kalimantan Timur memperkuat sinergi untuk menjaga pasokan tetap stabil serta memastikan distribusi berjalan lancar hingga ke wilayah terpencil.

Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara menyiapkan stok sekitar 7.600 ton beras yang tersimpan di gudang-gudang Bulog. Jumlah tersebut dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa bulan ke depan, termasuk selama periode meningkatnya konsumsi saat Ramadan dan Lebaran.

Pemimpin Wilayah Bulog Kaltim-Kaltara, Musazdin Said, mengatakan bahwa stok yang tersedia merupakan bagian dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang disiapkan untuk menjaga stabilitas pasokan sekaligus mengantisipasi potensi lonjakan harga.

“Untuk menjelang Lebaran dan selama bulan puasa, stok beras yang kami kuasai, khususnya di Kota Samarinda, dalam kondisi lebih dari cukup. Ketahanannya bisa mencapai empat sampai lima bulan, bahkan berpotensi hingga akhir tahun,” ujarnya.

Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk komitmen Bulog dalam menjaga ketahanan pangan daerah, terutama saat momen hari besar keagamaan yang biasanya diikuti peningkatan permintaan bahan pokok.

Cakupan distribusi Bulog Cabang Samarinda tidak hanya melayani Kota Samarinda, tetapi juga Kota Bontang serta empat kabupaten, yakni Kutai Timur, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, dan Mahakam Ulu. Wilayah layanan yang luas tersebut dinilai tetap dapat terpenuhi dengan stok yang tersedia saat ini.

“Wilayah servis kami mencakup dua kota dan empat kabupaten. Dengan stok yang ada, kami optimistis kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah tersebut tetap terpenuhi,” jelas Musazdin.

Dari sisi pasokan, sebagian besar beras yang tersimpan merupakan hasil serapan produksi petani lokal sepanjang 2025, terutama dari wilayah Samarinda, Kutai Kartanegara, dan Kutai Timur. Untuk memperkuat cadangan, Bulog juga mendapatkan tambahan suplai dari luar daerah, termasuk Sulawesi Selatan.

“Mayoritas berasal dari serapan lokal, namun kami juga mendapat tambahan dari luar daerah agar pasokan tetap kuat dan tidak bergantung pada satu sumber saja,” tambahnya.

Sementara itu, Polda Kalimantan Timur melalui Satgas Pangan mengintensifkan pengawasan distribusi beras untuk memastikan tidak terjadi gangguan pasokan maupun praktik yang dapat memicu kenaikan harga di pasaran.

Koordinator Tim Satgasda Pangan Polda Kaltim, AKBP Haris Kurniawan, menegaskan bahwa pengawasan telah dilakukan sejak bulan lalu dan akan terus berlanjut selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

“Bersama Satgas Pangan Polda, Bapanas, dan Satgas Pangan Provinsi, kami sudah melaksanakan kegiatan pengawasan sejak bulan lalu. Kami pastikan selama puasa dan menjelang Lebaran, pemantauan terhadap distribusi dan ketersediaan pangan terus dilakukan,” ujarnya.

Menurut Haris, langkah ini penting untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan merayakan Idulfitri tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan beras maupun gejolak harga.

“Kami ingin memastikan pasokan berjalan lancar dan tidak ada hambatan distribusi, termasuk ke wilayah terpencil. Stabilitas harga dan ketersediaan pangan adalah prioritas,” tegasnya.

Sinergi antara Bulog dan Polda Kaltim dinilai menjadi langkah strategis dalam menjaga stabilitas pangan daerah. Dengan stok yang mencukupi dan pengawasan distribusi yang ketat, pemerintah berharap tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga beras selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026.

Upaya ini sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa kebutuhan pokok tetap terjamin di tengah meningkatnya aktivitas dan konsumsi selama bulan suci.

“Kami berkomitmen menjaga stabilitas pasokan dan harga agar masyarakat bisa menjalani Ramadan dan Idulfitri dengan tenang,” pungkasnya. (SIK)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id

Exit mobile version