Dua Helm Raib dalam Sekejap, Rekaman CCTV Antar Empat Pemuda ke Mapolsek Sungai Kunjang

Empat pelaku pencurian helm diamankan pihak kepolisian. (Foto: Siko/Kaltimetam.id)

Samarinda, Kaltimetam.id – Aksi dugaan pencurian helm di kawasan wisata Mahakam Lampion Garden (MLG), Jalan Slamet Riyadi, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, mendadak menjadi sorotan publik setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan aksi para pelaku viral di media sosial.

Dalam video yang beredar luas, terlihat empat orang pemuda berjalan di area parkir pengunjung pada Kamis (28/5/2026) malam. Tak lama kemudian, mereka diduga mengambil dua helm milik pengunjung yang terparkir di kawasan tersebut sebelum meninggalkan lokasi.

Video berdurasi singkat itu dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan memancing beragam komentar dari masyarakat. Banyak warganet mengecam tindakan para pelaku dan meminta aparat kepolisian segera mengungkap kasus tersebut.

Menanggapi viralnya rekaman CCTV itu, jajaran Polsek Sungai Kunjang bergerak cepat melakukan penyelidikan.

Tim Beruang Hitam Polsek Sungai Kunjang langsung mengumpulkan informasi dan melakukan penelusuran terhadap identitas para pelaku yang terekam kamera pengawas. Hasilnya, kurang dari 24 jam setelah video tersebut ramai diperbincangkan publik, petugas berhasil menemukan keberadaan para terduga pelaku.

Kapolsek Sungai Kunjang AKP Ning Tyas Widyas Mita melalui Kanit Reskrim Polsek Sungai Kunjang, Ipda Novi Hari Setiawan, mengatakan pihaknya segera menindaklanjuti informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan pencurian helm tersebut.

“Seperti yang kami sampaikan, menyikapi berita viral yang ada di media sosial terkait adanya peristiwa pencurian helm yang terjadi di Lampion Garden pada malam Jumat, kami dari Polsek Sungai Kunjang bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan,” ujarnya.

Berdasarkan hasil penelusuran, polisi akhirnya menemukan lokasi para terduga pelaku di kawasan Jalan Gunung Merbabu, Kecamatan Samarinda Ulu.

Petugas kemudian bergerak menuju lokasi dan mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

“Setelah dilakukan penyelidikan, kami berhasil mengamankan beberapa orang yang diduga sebagai pencuri helm,” kata Novi.

Keempat pemuda tersebut kemudian dibawa ke Mapolsek Sungai Kunjang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi juga melakukan pendalaman terkait peran masing-masing orang yang diamankan serta memastikan kronologi sebenarnya dari peristiwa yang terekam CCTV tersebut.

Dalam pemeriksaan awal, muncul keterangan dari para terduga pelaku yang mengaku bahwa tindakan tersebut bukan merupakan pencurian, melainkan sekadar aksi iseng atau prank terhadap teman mereka.

Namun demikian, polisi belum serta-merta menerima pengakuan tersebut dan masih melakukan pendalaman lebih lanjut.

“Ya, itu keterangan dari para pelaku. Nanti masih kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Novi.

Menurutnya, seluruh keterangan yang diberikan para terduga pelaku akan dicocokkan dengan bukti-bukti yang ada, termasuk rekaman CCTV dan keterangan dari korban maupun saksi.

Sementara itu, pihak kepolisian juga telah berkomunikasi dengan korban terkait tindak lanjut kasus tersebut.

Dari hasil komunikasi awal, korban diketahui tidak mengajukan keberatan setelah para pelaku berhasil diamankan oleh polisi.

Meski demikian, proses pemeriksaan tetap berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

“Setelah kami amankan keempat pelaku tersebut, kemudian dari pihak korban tidak keberatan. Namun proses tetap akan kami lakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku,” pungkasnya. (SIK)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id

Exit mobile version