Viral di Media Sosial, Dua Terduga Pelaku Percobaan Pencurian Solar Ditangkap, Tiga Masih Buron

Dua terduga pelaku percobaan pencuriaan solar di tugboad saat tambat di Hartati Samarinda diamankan pihak kepolisian dan tiga lainnya masih di buru. (Foto: Polsek Kawasan Pelabuhan)

Samarinda, Kaltimetam.id – Upaya dugaan pencurian bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di kawasan tambatan kapal Hartati, Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, berhasil digagalkan setelah para terduga pelaku dipergoki oleh kru kapal. Kepolisian yang bergerak menindaklanjuti laporan tersebut kini telah mengamankan dua orang terduga pelaku, sementara tiga lainnya masih dalam pengejaran.

Peristiwa yang terjadi pada 9 Juli 2026 itu sempat menjadi perhatian masyarakat setelah rekaman dan informasi mengenai kejadian tersebut beredar luas di media sosial. Berdasarkan informasi awal, sekelompok pria diduga mendatangi tambatan kapal menggunakan sebuah perahu ces dengan tujuan mengambil solar dari kapal yang sedang bersandar. Namun, rencana tersebut gagal terlaksana. Kru kapal yang mengetahui aktivitas mencurigakan langsung memberikan peringatan sehingga para pelaku panik dan berusaha melarikan diri melalui jalur sungai.

Dalam upaya meloloskan diri, salah seorang terduga pelaku diduga sempat melakukan perlawanan menggunakan ketapel untuk menghalangi kru kapal yang berusaha mengejar. Meski sempat terjadi aksi kejar-kejaran, para pelaku akhirnya berhasil meninggalkan lokasi tanpa sempat membawa solar yang menjadi sasaran.

Kanit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda, Ipda Adi Brata Yusuf, mengatakan laporan yang diterima langsung ditindaklanjuti dengan penyelidikan. Polisi mengumpulkan keterangan saksi, menelusuri identitas para terduga pelaku, hingga melakukan pencarian ke sejumlah lokasi.

“Hasil penyelidikan mengarah kepada beberapa orang yang diduga terlibat. Pada Sabtu sekitar pukul 20.30 Wita, dua orang berinisial L dan N berhasil kami amankan di kawasan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir,” ujarnya.

Kedua terduga pelaku kini menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kawasan Pelabuhan Samarinda. Penyidik masih mendalami peran masing-masing, termasuk dugaan adanya pembagian tugas sebelum aksi dilakukan.

Polisi juga memastikan pengungkapan perkara ini belum berakhir. Tiga orang lain yang diduga ikut terlibat masih dalam daftar pencarian. Saat proses pengembangan, petugas bahkan sempat melakukan pengejaran terhadap salah seorang terduga pelaku, namun yang bersangkutan berhasil meloloskan diri.

“Kami masih melakukan pengejaran terhadap tiga orang lainnya. Tim terus bekerja untuk mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam perkara ini,” katanya.

Selain memburu para pelaku yang masih buron, penyidik terus mengumpulkan alat bukti dan meminta keterangan tambahan dari para saksi guna memperkuat konstruksi perkara. Polisi juga mendalami kemungkinan kelompok tersebut pernah melakukan aksi serupa di kawasan pelabuhan atau tambatan kapal lainnya.

Terakhir, Adi Brata mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila mengetahui keberadaan para buronan maupun menemukan aktivitas mencurigakan di kawasan pelabuhan dan perairan.

“Kami berharap masyarakat dapat berperan aktif memberikan informasi. Setiap laporan akan kami tindak lanjuti sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan di kawasan pelabuhan,” pungkasnya. (SIK)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id

Exit mobile version