Teras Samarinda Dikembangkan Jadi Ruang Nongkrong Baru Warga

Deretan kafe mulai meramaikan kawasan area parkir Teras Samarinda, menghadirkan aktivitas baru di ruang publik yang diharapkan mampu menarik pengunjung. (Foto: Ree/Kaltimetam.id)

Samarinda, Kaltimetam.id – Pemerintah Kota Samarinda terus mencari cara agar ruang publik tidak hanya menjadi tempat singgah, tetapi juga mampu menghadirkan aktivitas yang berkelanjutan. Salah satu kawasan yang kini didorong untuk lebih hidup adalah Teras Samarinda.

Kawasan yang selama ini dikenal sebagai ruang terbuka dan area parkir itu dinilai memiliki potensi lebih jika diisi dengan kegiatan ekonomi yang terkelola. Aktivasi kawasan menjadi penting agar tidak kehilangan daya tarik, sekaligus memberi nilai tambah bagi kota.

Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, menyampaikan bahwa pengelolaan Teras Samarinda saat ini berada di bawah kerja sama dengan pihak ketiga, yakni Varia Niaga. Dalam skema tersebut, pemerintah tetap mendapatkan kontribusi sebagai bagian dari pendapatan daerah.

“Selama ini pengelolaan kawasan diserahkan kepada Varia Niaga melalui perjanjian kerja sama. Di dalamnya juga diatur mengenai kontribusi terhadap PAD,” ujarnya.

Ia menjelaskan, salah satu bentuk penguatan aktivitas kawasan adalah dengan membuka peluang usaha kuliner seperti kafe. Namun, kehadirannya tidak boleh menggeser fungsi utama kawasan sebagai ruang publik dan fasilitas parkir.

“Kami memberikan ruang untuk operasional kafe, namun tetap dalam pengawasan agar tidak berkembang tanpa kendali. Penataan harus dilakukan supaya kawasan tetap tertib dan fungsi utamanya tidak terganggu,” jelasnya.

Menurutnya, konsep pengembangan kawasan tidak hanya berorientasi pada aktivitas ekonomi semata, tetapi juga pada pengalaman ruang yang dapat dinikmati masyarakat. Dengan adanya variasi aktivitas, kawasan diharapkan lebih ramai dan menarik untuk dikunjungi.

“Kawasan ini harus terus menghadirkan terobosan baru. Jika tidak ada pembaruan, minat masyarakat untuk berkunjung tentu akan menurun,” katanya.

Lebih jauh, peningkatan aktivitas di kawasan tersebut diyakini akan berdampak langsung pada pergerakan ekonomi lokal. Tidak hanya dari sektor usaha yang tumbuh, tetapi juga dari potensi penerimaan daerah seperti retribusi parkir dan kontribusi kerja sama.

Dengan pendekatan ini, Pemkot Samarinda menargetkan Teras Samarinda tidak sekadar menjadi ruang terbuka, melainkan juga ruang produktif yang mampu memberi manfaat ekonomi tanpa meninggalkan fungsi publiknya. (REE)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id

Exit mobile version