Rumah Sakit Mulia Medika Siap Beroperasi di Samarinda, Serap 300 Tenaga Kerja Lokal

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra. (Foto: Siko/Kaltimetam.id)

Samarinda, Kaltimetam.id – Kabar gembira datang bagi masyarakat Samarinda dan sekitarnya. Rumah Sakit Mulia Medika, sebuah fasilitas kesehatan swasta baru, dipastikan akan mulai beroperasi tahun ini. Rumah sakit tersebut tidak hanya akan menambah pilihan layanan kesehatan di ibu kota Kalimantan Timur, tetapi juga membuka peluang kerja besar bagi warga lokal. Setidaknya 300 tenaga kerja lintas bidang akan direkrut dalam tahap operasional awal.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Andi Satya Saputra, mengungkapkan hal ini dalam sebuah rapat kerja bersama tenaga medis dan perwakilan dinas terkait. Ia menyampaikan bahwa pendirian rumah sakit ini merupakan angin segar, khususnya di tengah berbagai persoalan ketenagakerjaan yang tengah dihadapi oleh sebagian tenaga medis di Samarinda.

“Rumah Sakit Mulia Medika akan menyerap kurang lebih 300 tenaga kerja, baik dari bidang kesehatan maupun nonkesehatan. Ini peluang besar bagi tenaga kerja lokal yang memenuhi syarat. Semua pegawai akan menerima gaji di atas Upah Minimum Kota (UMK) Samarinda,” ujarnya.

Menurutnya, kebutuhan tenaga kerja di RS Mulia Medika mencakup beragam posisi, mulai dari perawat, analis laboratorium, dan dokter, hingga tenaga administrasi, teknisi, staf kebersihan, dan layanan penunjang lainnya. Dengan pendekatan perekrutan yang inklusif, rumah sakit ini diharapkan dapat menjadi solusi atas tingginya angka pengangguran di sektor kesehatan, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan medis yang lebih baik.

Pernyataan tersebut disambut antusias oleh para tenaga medis, khususnya dari Rumah Sakit Haji Darjad (RSHD), yang turut hadir dalam forum. Sejumlah dari mereka menyampaikan keluhan terkait ketidakjelasan status kerja, keterlambatan gaji, dan pemotongan iuran BPJS Kesehatan yang tidak tersalurkan oleh manajemen rumah sakit tempat mereka bekerja.

“Kami harapkan rumah sakit baru ini menjadi harapan baru bagi para tenaga kesehatan yang selama ini menghadapi ketidakpastian,” tambah Andi Satya.

Ia juga menegaskan pentingnya komitmen RS Mulia Medika terhadap kesejahteraan karyawan sejak awal operasional. DPRD Kaltim, lanjutnya, akan mengawasi agar rumah sakit tidak mengulang praktik pelanggaran ketenagakerjaan seperti yang terjadi di beberapa rumah sakit swasta lainnya.

“Sejak awal, kami ingin RS Mulia Medika menjadi contoh positif. Bukan hanya dalam pelayanan pasien, tetapi juga dalam perlakuan terhadap tenaga kerjanya. Upah layak, jaminan sosial, dan kepastian kontrak harus diberikan,” tegasnya.

Andi juga menyampaikan apresiasinya kepada tenaga kesehatan yang tetap profesional dalam menjalankan tugas, meskipun menghadapi berbagai tantangan internal. Ia menyebut dedikasi tenaga medis sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga kualitas layanan kesehatan di daerah.

“Hebatnya tenaga medis kita, meski hak-haknya belum dibayar, pelayanan tetap berjalan. Ini bentuk profesionalisme yang patut dihargai dan dilindungi,” pungkasnya. (Adv/DPRDKaltim/SIK)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id

Exit mobile version