RSUD AW Sjahranie Klarifikasi Insiden di Ballroom Rembulan, Asap dalam Video Viral Bukan dari Kebakaran

Security RSUD AWS Samarinda berupaya melakukan pemadaman menggunakan apar. (Foto: Istimewa)

Samarinda, Kaltimetam.id – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie (RSUD AWS) Samarinda memberikan klarifikasi terkait insiden yang terjadi di Gedung Poliklinik lantai 3, Teras Ballroom Rembulan, pada Sabtu (24/1/2026) sore, yang sempat terekam video dan beredar luas di media sosial.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 18.15 Wita dan dipicu oleh gangguan pada lampu neon (neon box) yang berada di depan Gedung Ballroom Rembulan. Peristiwa itu sempat menimbulkan kepulan asap dan memicu kekhawatiran sebagian peserta kegiatan yang berada di sekitar lokasi.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD AWS, dr. Nurliana Adriati Noor, M.Kes (MARS), menegaskan bahwa insiden tersebut bukan merupakan kebakaran, melainkan gangguan teknis pada instalasi lampu yang dapat ditangani dengan cepat oleh petugas rumah sakit.

“Gangguan terjadi pada satu unit lampu neon di area teras Ballroom Rembulan. Penanganan dilakukan dengan cepat dan situasi berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar tiga menit,” ujarnya.

Penanganan insiden dilakukan menggunakan satu unit Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang tersedia di lokasi. Berkat kesiapsiagaan petugas, gangguan tersebut tidak berkembang menjadi kebakaran dan tidak menimbulkan dampak lebih luas.

Manajemen RSUD AWS juga meluruskan informasi yang berkembang di media sosial terkait video viral yang memperlihatkan kepulan asap di area ballroom. Menurut pihak rumah sakit, asap yang terlihat bukan berasal dari api, melainkan dari residu serbuk APAR yang disemprotkan ke arah lampu neon sebagai langkah pengamanan.

“Perlu kami luruskan bahwa asap dalam video yang beredar bukan berasal dari kebakaran, tetapi dari APAR yang digunakan saat penanganan gangguan lampu neon,” tutupnya.

Akibat insiden tersebut, kerugian material yang ditimbulkan relatif kecil dan terbatas pada satu set neon box yang mengalami kerusakan. Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka, dan seluruh aktivitas pelayanan kesehatan di RSUD AWS dipastikan tetap berjalan normal.

Pihak rumah sakit juga menegaskan bahwa keselamatan pasien, pengunjung, dan pegawai tetap menjadi prioritas utama. Setelah kejadian, area lokasi langsung diamankan dan dipastikan berada dalam kondisi aman sebelum kembali digunakan.

Sebagai tindak lanjut, manajemen RSUD AWS akan melakukan evaluasi teknis terhadap fasilitas kelistrikan, khususnya di area publik dan gedung bertingkat, guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari. (SIK)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id

Exit mobile version