Pekerja Bangunan Asal Jawa Timur Ditemukan Meninggal di Samarinda, Sempat Terjatuh Usai Berkendara

Tim PMI dan Inafis Polresta Samarinda evakuasi jenazah menuju Ambulans. (Foto: Siko/Kaltimetam.id)

Samarinda, Kaltimetam.id – Suasana di kawasan Jalan KH Agus Salim, Gang Benawa, Kelurahan Sungai Pinang Luar, Kecamatan Samarinda Kota, mendadak gempar setelah seorang pria ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di tepi jalan, Selasa malam (28/04/2026).

Korban diketahui bernama Suminto (59), seorang pekerja bangunan asal Jawa Timur yang selama ini bekerja di Samarinda. Ia ditemukan tergeletak di pinggir jalan tidak jauh dari lokasi aktivitasnya sehari-hari, memicu perhatian warga sekitar yang melintas.

Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut pertama kali diketahui warga sekitar pukul 19.00 Wita. Sejumlah warga yang melihat kondisi korban langsung berupaya memberikan pertolongan, sebelum akhirnya melaporkan peristiwa itu kepada pihak kepolisian.

Pamapta II Polresta Samarinda, Ipda Ilham Satria Brajanata, menjelaskan bahwa laporan dari masyarakat diterima sekitar pukul 19.20 Wita. Menindaklanjuti laporan itu, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Jadi kami dari pihak kepolisian menerima laporan adanya penemuan mayat di Jalan KH Agus Salim, Gang Benawa,” ujarnya.

Dalam proses penyelidikan awal, polisi mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian. Dari rekaman tersebut, diketahui bahwa sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat beraktivitas menggunakan sepeda motor.

Rekaman CCTV menunjukkan korban keluar dengan mengendarai sepeda motor, namun tidak lama kemudian ia terlihat terjatuh di pinggir jalan tanpa adanya benturan dengan kendaraan lain.

“Korban ini merupakan pekerja bangunan. Dari rekaman CCTV, korban terlihat sempat keluar menggunakan motor, kemudian tiba-tiba terjatuh di pinggir jalan,” jelas Ilham.

Peristiwa tersebut diduga terjadi secara mendadak, sehingga memunculkan dugaan bahwa korban mengalami gangguan kesehatan saat berkendara. Warga yang berada di sekitar lokasi sempat berupaya memberikan pertolongan, namun kondisi korban sudah tidak dapat diselamatkan.

Untuk memastikan penyebab kematian, tim Inafis Polresta Samarinda melakukan pemeriksaan awal terhadap tubuh korban. Hasilnya, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

“Sementara dari pemeriksaan Inafis, diduga korban meninggal karena sakit. Perkiraan waktu meninggal kurang dari lima jam dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” tutupnya.

Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kematian korban. Sejumlah saksi masih dimintai keterangan guna melengkapi proses penyelidikan.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda untuk penanganan lebih lanjut. Pihak keluarga korban telah dihubungi dan berencana memulangkan jenazah ke kampung halamannya di Jawa Timur untuk dimakamkan. (SIK)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id

Exit mobile version