Samarinda, Kaltimetam.id – Warga kawasan Jalan Slamet Riyadi, Teluk Lerong, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengapung di perairan Sungai Mahakam, Kamis (23/4/2026) sore. Jenazah ditemukan sekitar pukul 17.30 Wita setelah adanya laporan dari masyarakat yang melintas di sekitar lokasi.
Penemuan tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah warga terlihat berkumpul di tepi sungai untuk menyaksikan proses evakuasi yang dilakukan oleh aparat kepolisian bersama tim gabungan.
Petugas dari Polresta Samarinda yang menerima laporan langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal. Berdasarkan informasi sementara, tubuh korban pertama kali terlihat mengapung di pinggir perairan sebelum akhirnya terbawa arus ke bagian tengah sungai.
Pamapta I Polresta Samarinda, Ipda Mat Bahri, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Ia menyebut pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 17.30 Wita.
“Pada hari ini kami menerima informasi dari masyarakat terkait adanya mayat yang mengapung di Sungai Mahakam, tepatnya di kawasan Teluk Lerong,” ujarnya.
Ia menjelaskan, posisi korban saat pertama kali ditemukan berada di dekat tepian sungai. Namun, kondisi arus yang cukup kuat membuat tubuh korban bergeser ke tengah sebelum akhirnya berhasil dievakuasi.
“Awalnya berada di pinggir, namun sempat bergeser ke tengah karena arus,” jelasnya.
Proses evakuasi jenazah sempat mengalami kendala, terutama terkait keterbatasan sarana perahu cepat untuk menjangkau posisi korban. Meski demikian, berkat koordinasi antara aparat kepolisian, tim Polisi Perairan (Polair), serta bantuan warga, proses evakuasi akhirnya dapat berjalan lancar.
“Kendala tadi di sarana speed boat, namun kami dibantu oleh Polair dan masyarakat sehingga evakuasi bisa dilakukan,” tambahnya.
Hingga saat ini, identitas korban masih belum diketahui. Polisi hanya memastikan bahwa korban berjenis kelamin laki-laki. Sementara itu, usia dan asal-usul korban masih dalam proses pendataan dan penyelidikan lebih lanjut.
“Untuk identitas korban sementara belum diketahui. Kami masih melakukan pendataan,” tutupnya.
Usai dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda oleh PMI untuk dilakukan proses identifikasi lebih lanjut oleh tim medis dan pihak kepolisian. Proses ini dilakukan guna mengetahui identitas korban sekaligus memastikan penyebab kematiannya. (SIK)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id







