Samarinda, Kaltimetam.id – Lonjakan jumlah pendatang di Kota Samarinda terus menjadi sorotan. Anggota DPRD Kalimantan Timur, Darlis Pattalongi, mendesak Pemerintah Provinsi Kaltim untuk lebih aktif menangani dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan.
Ia menilai, masalah ini telah memberikan tekanan besar pada infrastruktur dan pelayanan dasar di Samarinda.
Darlis menyoroti bahwa arus pendatang yang tinggi sering kali tidak diimbangi dengan kesiapan kota dalam menyediakan fasilitas publik yang memadai. Masalah ini terlihat jelas di sektor pendidikan, kesehatan, dan lapangan pekerjaan.
“Samarinda menghadapi tantangan besar akibat lonjakan penduduk. Hal ini menambah beban pada pelayanan dasar, memperburuk pengangguran, dan meningkatkan risiko masalah sosial lainnya,” ungkap Darlis, Kamis (21/11/2024).
Ia menjelaskan bahwa banyak pendatang datang ke Samarinda dengan harapan mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Namun, minimnya akses terhadap pekerjaan dan fasilitas umum sering kali berujung pada kekecewaan.
Kondisi ini, menurutnya, dapat memicu peningkatan angka kriminalitas dan memperburuk kesejahteraan masyarakat.
Darlis menegaskan bahwa peran Pemerintah Provinsi Kaltim sangat penting untuk membantu mengatasi situasi ini. Ia menyebut, Pemkot Samarinda tidak bisa bekerja sendiri karena dampak dari lonjakan penduduk ini melibatkan aspek yang lebih luas dan membutuhkan dukungan dari tingkat provinsi.
“Kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur dasar lainnya perlu ditingkatkan dengan dukungan Pemprov. Kita tidak bisa mengabaikan fakta bahwa kota ini memikul beban yang tidak sebanding dengan kapasitasnya saat ini,” tegasnya.
Lebih lanjut, Darlis mengusulkan adanya kebijakan terpadu yang melibatkan Pemkot Samarinda dan Pemprov Kaltim. Langkah ini, menurutnya, harus mencakup peningkatan infrastruktur dasar, pembukaan lapangan kerja baru, serta penguatan layanan publik agar dapat mengimbangi pertumbuhan penduduk yang terus meningkat.
“Pemprov harus turun tangan dengan serius. Ini bukan hanya masalah Samarinda, tetapi juga tanggung jawab bersama untuk menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di Kalimantan Timur,” jelasnya.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah kota dan provinsi, Darlis optimistis bahwa lonjakan pendatang dapat dikelola dengan baik tanpa menimbulkan dampak negatif yang lebih besar. Ia berharap kebijakan yang tepat segera diterapkan untuk menjawab tantangan ini.
“Kunci dari keberhasilan adalah kolaborasi dan tindakan nyata. Jika ini dilakukan, kita bisa memastikan Samarinda tetap menjadi tempat yang layak untuk semua, baik bagi warga asli maupun pendatang,” tutupnya. (Adv/DPRDKaltim/ICA)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id
