Samarinda, Kaltimetam.id – Suasana Pasar Pagi Samarinda berubah signifikan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Lonjakan jumlah pengunjung terlihat hampir di seluruh sudut pasar, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk berbelanja perlengkapan Lebaran.
Kondisi ini membawa dampak langsung bagi para pedagang. Transaksi yang biasanya berjalan normal di hari-hari biasa, kini meningkat tajam selama Ramadan, bahkan mendekati hari raya.
Salah satu pedagang pakaian, Mita, pemilik Aditama Collection, mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah pembeli sudah terasa sejak awal Ramadan dan terus meningkat hingga mendekati Lebaran.
“Rame banget, jauh lebih ramai dibanding hari biasa,” ujarnya, Jumat (20/3/2026).
Ia menjelaskan, pada hari biasa toko miliknya cenderung ramai hanya pada akhir pekan. Namun selama Ramadan, hampir setiap hari dipadati pembeli yang berburu kebutuhan pakaian.
“Biasanya Sabtu Minggu saja ramai, sekarang hampir tiap hari ramai,” katanya.
Menurutnya, tren belanja masyarakat saat ini masih didominasi kebutuhan busana muslim.
Produk seperti gamis dan celana menjadi pilihan utama pembeli yang ingin tampil baru saat Lebaran.
“Yang paling banyak dicari gamis, celana, macam-macam,” sebutnya.
Tidak hanya pedagang pakaian, peningkatan aktivitas jual beli juga terlihat di lapak lain seperti penjual hijab, tas, hingga sandal.
Hampir seluruh lini usaha di Pasar Pagi ikut merasakan dampak lonjakan permintaan tersebut.
Seorang pegawai di toko Hijab Doa Ibu mengaku penjualan hijab mengalami peningkatan signifikan selama Ramadan.
Ia menyebut omzet yang didapatkan bisa mencapai dua kali lipat dibandingkan hari biasa.
“Alhamdulillah bisa sampai dua kali lipat,” ujarnya.
Untuk menarik minat pembeli, sejumlah pedagang menerapkan strategi penjualan dengan sistem harga grosir.
Skema ini dinilai efektif karena memberikan potongan harga bagi pembelian dalam jumlah tertentu.
“Kalau ambil tiga bisa dapat harga Rp30 ribu per item, kalau ecer sekitar Rp40 ribu,” jelasnya.
Meningkatnya daya beli masyarakat menjelang Lebaran menjadi momentum penting bagi pedagang untuk memaksimalkan penjualan.
Tren ini diperkirakan akan terus berlangsung hingga mendekati hari raya, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan perlengkapan baru. (REE)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id







