Lapak Sementara Pasar Segiri Mulai Ditempati, Pedagang Kembali Bangkit Pasca Kebakaran

Lapak Pasar Segiri pasca kebakaran sudah mulai ditempati, para pedagang sudah mulai aktif berjualan. (Foto: Ree/Kaltimetam.id)

Samarinda, Kaltimetam.id – Perlahan tapi pasti, denyut aktivitas perdagangan di kawasan Pasar Segiri Samarinda kembali terasa. Setelah sempat lumpuh akibat kebakaran, kini para pedagang mulai menempati lapak-lapak semipermanen yang telah disiapkan pemerintah.

Lapak yang dibangun sebagai solusi sementara itu sudah mulai difungsikan, meski belum seluruhnya terisi. Proses penempatan pedagang masih berjalan secara bertahap menyesuaikan kesiapan di lapangan.

Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menyebut pengisian lapak memang tidak dilakukan sekaligus. Hal ini menjadi alasan masih adanya beberapa petak yang terlihat kosong.

“Pedagang ini kan bertahap untuk mengisi petak-petak yang sudah disiapkan. Makanya tadi masih ada yang kosong, karena memang proses pengisiannya dilakukan bertahap,” ujarnya, Sabtu (30/5/2026).

Ia memastikan kondisi lapak yang saat ini digunakan pedagang sudah jauh lebih layak dibandingkan sebelum musibah kebakaran terjadi. Penataan ulang kawasan juga dilakukan agar terlihat lebih tertib dan nyaman bagi semua pihak.

“Alhamdulillah lantainya sudah bagus, atapnya sudah bagus. Insyaallah sekarang kondisinya lebih baik daripada yang kemarin sebelum kebakaran, sekaligus dirapikan,” katanya.

Pembangunan lapak semipermanen ini sebelumnya dikebut oleh Pemerintah Kota Samarinda dan berhasil diselesaikan dalam waktu kurang lebih satu bulan.

Anggaran yang digunakan berasal dari Dana Tak Terduga (DTT), sebagai bentuk respons cepat untuk membantu pedagang kembali beraktivitas.

Secara konstruksi, lapak tersebut dilengkapi dengan berbagai fasilitas dasar penunjang, mulai dari rangka bangunan, atap pelindung, sekat antar kios, hingga lantai cor.

Material yang digunakan pun disesuaikan dengan kebutuhan, seperti baja ringan, kayu ulin, serta beton agar tetap kokoh dan fungsional.

Saefuddin menegaskan bahwa pembangunan difokuskan pada bagian yang terdampak langsung oleh kebakaran, sehingga pemulihan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

“Yang dibangun itu kan memang bagian yang terbakar. Perbaikan meliputi atap, lantai, termasuk petak-petak lapaknya,” tuturnya.

Dengan mulai ditempatinya para pedagang di lapak baru ini, pemerintah berharap roda perekonomian di Pasar Segiri bisa segera kembali berjalan normal.

Kehadiran fasilitas yang lebih tertata juga diharapkan memberi rasa nyaman, baik bagi pedagang maupun pembeli.

“Yang penting sekarang pedagang sudah bisa kembali berjualan. Mudah-mudahan semuanya segera terisi dan aktivitas pasar kembali normal seperti sedia kala.” pungkasnya. (REE)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id