Kuota Terbatas, Program MBG 3B di Samarinda Sisakan Penerima yang Belum Terjangkau

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Samarinda, Deasy Evriyani. (Foto: Ree/Kaltimetam.id)

Samarinda, Kaltimetam.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok 3B di Kota Samarinda belum sepenuhnya menjangkau seluruh sasaran.

Keterbatasan kuota yang telah ditetapkan sejak awal membuat sebagian ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang membutuhkan belum bisa menerima manfaat program tersebut.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Samarinda, Deasy Evriyani, menegaskan bahwa pemerintah daerah hanya menjalankan program sesuai data dan kuota dari pemerintah pusat.

“Daerah hanya menjalankan sesuai kuota yang diberikan, jadi tidak ada pendaftaran tambahan dari kami,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).

Kondisi ini memicu banyak pertanyaan di masyarakat, terutama dari warga yang merasa layak namun belum terdaftar sebagai penerima bantuan.

Di lapangan, petugas juga kerap menghadapi keluhan dari keluarga yang berharap bisa ikut dalam program pemenuhan gizi tersebut.

“Memang banyak yang bertanya kenapa belum masuk, padahal merasa membutuhkan. Tapi datanya sudah ditentukan dari pusat,” jelas Deasy.

Sebagai langkah antisipasi agar intervensi gizi tetap berjalan, Pemerintah Kota Samarinda menghadirkan program pendamping bertajuk Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting).

Program ini ditujukan untuk menjangkau keluarga berisiko stunting yang belum terakomodasi dalam MBG 3B.

Melalui Genting, masyarakat dilibatkan sebagai orang tua asuh untuk membantu pemenuhan kebutuhan gizi keluarga sasaran.

Bantuan diberikan dalam kurun waktu terbatas, sekitar tiga bulan, sebagai upaya intervensi awal.

Penentuan penerima program dilakukan secara langsung oleh petugas lapangan, seperti Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), Penyuluh Keluarga Berencana (PKB), serta Tim Pendamping Keluarga yang selama ini bersentuhan langsung dengan keluarga berisiko stunting.

“Lewat Genting, kami tetap berupaya menjangkau mereka yang belum terakomodasi, meskipun sifatnya sementara,” tutup Deasy. (REE)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id

Exit mobile version