Samarinda, Kaltimetam.id – Kecelakaan lalu lintas kembali merenggut korban jiwa di wilayah Kota Samarinda. Seorang pelajar berusia 17 tahun meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya terlibat kecelakaan dengan sebuah truk roda enam di Jalan Ampera, Kampung Baru, Kelurahan Rawa Makmur, Kecamatan Palaran, Kamis (22/01/2026) sekitar pukul 11.00 WITA.
Peristiwa tragis tersebut sempat menjadi perhatian publik setelah ramai diperbincangkan di media sosial. Hal itu dipicu oleh informasi bahwa truk yang terlibat kecelakaan sempat meninggalkan lokasi kejadian usai insiden berlangsung.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Samarinda, Iptu Javier Syukur, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk roda enam dan sepeda motor. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan, termasuk dengan olah TKP dan pengumpulan bukti-bukti,” ujarnya.
Dalam kejadian tersebut, sepeda motor dikendarai oleh seorang pelajar berusia 17 tahun dengan seorang penumpang berusia 14 tahun. Akibat benturan keras, pengendara sepeda motor dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Satu korban meninggal dunia, yakni pengendara sepeda motor. Sementara penumpangnya mengalami luka berat dan saat ini sedang menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Mulya Medika Samarinda,” jelasnya.
Petugas kepolisian bersama relawan dan tenaga medis langsung melakukan proses evakuasi korban serta pengamanan lokasi untuk mencegah kemacetan dan kecelakaan lanjutan.
Lebih lanjut, Javier mengungkapkan, berdasarkan informasi awal yang beredar, truk berwarna merah dengan nomor polisi D 9000 AJT sempat meninggalkan lokasi kejadian. Namun berkat laporan cepat masyarakat dan dokumentasi berupa foto serta video yang beredar di media sosial, polisi berhasil mengidentifikasi kendaraan tersebut.
“Informasi dari masyarakat sangat membantu kami. Dari laporan yang masuk, truk tersebut sempat mengarah ke Balikpapan dan diduga berusaha melarikan diri melalui Tol Balikpapan–Samarinda,” ungkapnya.
Petugas kemudian melakukan pencarian dan berhasil mengamankan truk beserta sopirnya yang berinisial T (35). Sopir saat ini telah dibawa ke Mapolresta Samarinda untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, sementara truk diamankan sebagai barang bukti.
Berdasarkan hasil analisis sementara rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, kedua kendaraan diketahui melaju searah dari Sanga-Sanga menuju Samarinda. Sepeda motor diduga berusaha mendahului dari sisi kiri sebelum akhirnya terjadi senggolan dengan truk.
“Dari rekaman CCTV sementara terlihat sepeda motor berusaha mendahului. Namun untuk memastikan kronologi lengkap dan penyebab pasti kecelakaan, kami masih mendalami lebih lanjut,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab kecelakaan sebelum seluruh proses penyelidikan rampung.
Atas kejadian ini, Javier mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor dan kendaraan berat, agar selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas.
“Kami mengingatkan agar pengendara tidak melakukan manuver berisiko, terutama mendahului di jalur yang tidak aman. Keselamatan di jalan harus menjadi prioritas utama,” pungkasnya. (SIK)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id
