Samarinda, Kaltimetam.id – Menjelang aksi unjuk rasa yang dijadwalkan berlangsung pada 21 April 2026, Pemerintah Kota Samarinda bersama jajaran aparat keamanan terus memperkuat koordinasi guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Upaya ini dilakukan melalui rapat Sitkamtibmas yang melibatkan unsur kepolisian, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya.
Wali Kota Samarinda Andi Harun menyampaikan hal tersebut usai menghadiri rapat yang dipimpin Kapolda Kalimantan Timur di Lobi Polresta Samarinda, Jumat (17/4/2026).
Ia menegaskan, seluruh pihak memiliki komitmen yang sama untuk menjaga agar pelaksanaan aksi berjalan tertib tanpa mengganggu ketertiban umum.
“Apa yang disampaikan Pak Kapolda, itulah yang menjadi pegangan kita bersama. Penyampaian aspirasi adalah hak yang dijamin undang-undang, tapi harus berjalan sesuai koridor,” ujarnya.
Dalam pembahasan tersebut, perhatian utama diarahkan pada langkah antisipasi terhadap potensi gangguan, termasuk kemungkinan adanya pihak luar yang mencoba memanfaatkan situasi aksi untuk kepentingan tertentu.
Pemerintah dan aparat keamanan menilai hal ini penting untuk diwaspadai sejak dini.
“Kita mengantisipasi jangan sampai ada penyusupan yang bisa mengganggu jalannya aksi,” tegas Andi Haru .
Selain itu, dinamika informasi di media sosial juga menjadi salah satu isu yang disorot dalam rapat.
Di tengah cepatnya arus informasi, masyarakat diminta lebih selektif dalam menerima maupun menyebarkan informasi agar tidak memicu kesalahpahaman yang berujung pada gangguan keamanan.
“Informasi yang belum jelas harus dikonfirmasi terlebih dahulu agar tidak menjadi pemicu provokasi yang bisa mengganggu keamanan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Andi Harun memastikan bahwa aparat keamanan akan memberikan pengawalan penuh selama aksi berlangsung.
Pendekatan yang dilakukan tetap mengedepankan pelayanan agar aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan baik tanpa menimbulkan kericuhan.
“Aparat akan memfasilitasi agar kegiatan berjalan lancar, tidak terjadi tindakan anarkis maupun perusakan fasilitas umum,” kata Andi.
Ia juga menekankan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam menjaga suasana kota tetap kondusif.
Menurutnya, keberhasilan pengamanan tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga pada kesadaran bersama untuk saling menghormati dan menjaga ketertiban.
“Kita harapkan semua elemen masyarakat ikut menjaga Samarinda tetap aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya. (REE)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id
