Gelapnya Mahakam II Disorot, DPRD Dorong Perbaikan Lampu Jalan yang Tak Kunjung Tuntas

Kondisi penerangan di kawasan Jembatan Mahakam II yang gelap sejak beberapa bulan yang lalu. (Foto: Ree/Kaltimetam.id)

Samarinda, Kaltimetam.id – Kondisi minim penerangan di kawasan Jembatan Mahakam II kembali menjadi perhatian serius. Sudah cukup lama lampu penerangan jalan umum (LPJU) di jalur tersebut tidak berfungsi, membuat suasana gelap saat malam hari dan meningkatkan risiko bagi pengguna jalan.

Sorotan ini datang dari Komisi III DPRD Kota Samarinda yang menilai persoalan tersebut tak bisa lagi dianggap sepele.

Ia menilai, penerangan jalan merupakan bagian penting dari keselamatan lalu lintas, bukan sekadar fasilitas pendukung.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, menegaskan bahwa kondisi gelap di ruas vital seperti jembatan berpotensi memicu kecelakaan, terutama bagi pengendara yang melintas pada malam hari.

“Kalau dibiarkan, ini jelas membahayakan. Jalan gelap itu rawan, apalagi di titik strategis seperti jembatan,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).

Tak hanya di Jembatan Mahakam II, pihaknya juga menemukan masih adanya lampu jalan yang mati di sejumlah titik lain di Kota Samarinda. Hal ini menunjukkan persoalan penerangan jalan belum tertangani secara menyeluruh.

Untuk itu, DPRD memastikan akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat penanganan.

Perbaikan dinilai perlu dilakukan secepatnya, mengingat fungsi jalan yang padat dan digunakan setiap hari oleh masyarakat.

“Dalam waktu dekat akan kami tindak lanjuti dengan OPD terkait. Untuk jembatan dan jalan utama biasanya menjadi kewenangan Dinas Perhubungan,” kata Rohim.

Di sisi lain, Dinas Perhubungan Samarinda sebelumnya mengungkap penyebab padamnya LPJU di kawasan tersebut. Plt Kepala Bidang Prasarana Dishub Samarinda, Ayatullah, menyebut kerusakan terjadi akibat pencurian kabel instalasi.

Kasus tersebut bahkan telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Namun hingga kini, proses perbaikan belum bisa direalisasikan karena masih menunggu kepastian anggaran.

“Kami sudah laporkan ke polisi. Tapi untuk perbaikan memang belum bisa dipastikan waktunya karena masih menunggu pembahasan anggaran,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi lanjutan kepada Dishub Samarinda terkait perkembangan terbaru perbaikan lampu jalan tersebut belum mendapat respons.

Situasi ini pun memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat, mengingat Jembatan Mahakam II merupakan salah satu jalur penghubung penting di Samarinda yang tetap ramai dilintasi, bahkan pada malam hari. (REE)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id

Exit mobile version