Dua Kakak Beradik Jadi Korban Penyerangan Brutal, Polisi Samarinda Ulu Kejar Pelaku dan Kumpulkan Bukti

Lokasi kejadian penyerangan kakak beradik di Jalan Gajah Mada Samarinda. (Foto: Istimewa)

Samarinda, Kaltimetam.id – Penanganan kasus penyerangan menggunakan senjata tajam yang terjadi di kawasan Jalan Gajah Mada, Kecamatan Samarinda Ulu, terus berlanjut. Aparat kepolisian kini telah mengidentifikasi dua korban yang ternyata merupakan kakak beradik dan saat ini masih menjalani perawatan akibat luka serius yang diderita.

Kapolsekta Samarinda Ulu, AKP Wawan Gunawan, mengungkapkan bahwa kedua korban masing-masing bernama Iman Setiawan (48), warga Jalan Merbabu, dan Rahmat Setiawan (39), warga Jalan Aminah Syukur. Keduanya menjadi korban dalam insiden kekerasan yang terjadi pada Rabu malam (1/4/2026).

“Keduanya mengalami luka akibat senjata tajam dan saat ini masih dalam penanganan medis,” ujarnya.

Peristiwa tersebut sebelumnya sempat menggegerkan warga sekitar, lantaran aksi penyerangan terjadi di area terbuka dan berlangsung cepat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, dua pelaku datang ke lokasi dan langsung melakukan penyerangan terhadap korban, yang diduga telah diawali dengan cekcok.

Meski motif pasti masih dalam pendalaman, polisi memastikan bahwa kedua pelaku kini telah masuk dalam daftar pencarian dan tengah diburu oleh tim gabungan. Upaya pengejaran dilakukan secara intensif oleh Jatanras Polresta Samarinda bersama Unit Reskrim Polsekta Samarinda Ulu.

“Tim masih bergerak di lapangan untuk melakukan pencarian terhadap para pelaku,” tegasnya.

Selain pengejaran, polisi juga memperkuat proses penyelidikan dengan mengumpulkan berbagai alat bukti. Salah satunya melalui analisis rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar lokasi kejadian. Rekaman tersebut diharapkan dapat membantu mengungkap identitas pelaku sekaligus memperjelas kronologi peristiwa.

“Rekaman CCTV sedang kami dalami untuk kepentingan penyelidikan. Ini menjadi salah satu kunci dalam mengungkap kasus ini,” tambah Wawan.

Di sisi lain, kondisi kedua korban masih dalam pengawasan tim medis. Luka yang dialami cukup serius, sehingga membutuhkan penanganan lanjutan. Pihak keluarga juga terus mendampingi korban selama proses perawatan berlangsung.

Kasus ini pun menjadi perhatian aparat kepolisian mengingat potensi gangguan keamanan di tengah masyarakat. Polisi memastikan akan mengusut tuntas kejadian tersebut dan menindak tegas para pelaku sesuai hukum yang berlaku.

Wawan juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dalam membantu proses pengungkapan kasus. Ia meminta warga tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum tentu kebenarannya.

“Kami harap masyarakat tidak terprovokasi dan tetap menjaga situasi kondusif. Jika ada yang mengetahui informasi terkait kejadian ini, segera laporkan kepada kami,” pungkasnya. (SIK)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id