Samarinda, Kaltimetam.id – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Andi Satya Adi Saputra, menegaskan pentingnya pemerataan pembangunan di seluruh wilayah provinsi.
Menurutnya, meskipun Kaltim telah mencatatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 78,20 pada 2023 salah satu yang tertinggi di Indonesia kesenjangan antara daerah maju dan tertinggal masih menjadi masalah serius.
“Jangan sampai hanya beberapa kota menikmati hasil pembangunan, sementara daerah lain seperti Kutai Barat, Penajam Paser Utara, dan Mahakam Ulu terus tertinggal. Ini harus menjadi perhatian bersama,” ujar Andi, Kamis (21/11/2024).
Ia menyoroti bahwa kemajuan di kota besar seperti Samarinda, Balikpapan, dan Bontang tidak boleh menutupi kenyataan bahwa ada wilayah-wilayah yang masih berjuang mendapatkan akses pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur layak.
Andi menegaskan bahwa seluruh masyarakat Kaltim berhak merasakan manfaat dari dana pembangunan yang besar, terutama dengan status provinsi ini sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Dana besar yang kita kelola harus digunakan untuk semua. Jangan sampai ada daerah yang merasa dianaktirikan. Kesejahteraan tidak boleh hanya dirasakan oleh beberapa pihak,” tuturnya.
Andi juga menekankan bahwa pendidikan menjadi faktor utama yang harus diperhatikan untuk memastikan pembangunan berkelanjutan.
Ia mengingatkan bahwa wilayah tertinggal membutuhkan akses yang lebih baik agar masyarakat di sana bisa ikut berkontribusi dalam pembangunan Kaltim.
“Jika kita ingin Kaltim benar-benar maju, maka akses pendidikan yang layak di seluruh wilayah harus menjadi prioritas. Ini bukan soal angka IPM semata, tetapi soal keadilan bagi semua warga,” katanya.
Ia pun menyerukan kepada pemerintah untuk segera mengambil langkah nyata dalam membangun infrastruktur dan meningkatkan pelayanan dasar di daerah-daerah yang masih tertinggal.
Pemerintah diharapkan tidak hanya berfokus pada proyek besar di kota-kota maju, tetapi juga memperhatikan kebutuhan masyarakat di pelosok.
“Pemerataan pembangunan bukan sekadar wacana. Kita harus memastikan semua daerah mendapatkan manfaat yang sama dari anggaran yang tersedia. Jangan sampai masyarakat di wilayah tertinggal hanya jadi penonton,” pungkasnya. (Adv/DPRDKaltim/ICA)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id
