Samarinda, Kaltimetam.id – Menyambut libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Dinas Kesehatan Kota Samarinda memastikan layanan kesehatan bagi masyarakat tetap berjalan.
Kesiapsiagaan ini dilakukan guna mengantisipasi kebutuhan medis warga yang tetap bisa muncul di tengah momen libur Lebaran.
Kepala Dinas Kesehatan Samarinda, dr. Ismed Kusasih, menyampaikan bahwa seluruh fasilitas layanan dasar tetap dioptimalkan selama periode libur, termasuk puskesmas yang tersebar di berbagai wilayah kota.
“Sebanyak 26 Puskesmas tetap aktif memberikan pelayanan kesehatan selama libur Lebaran,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).
Dari jumlah tersebut, enam puskesmas dipastikan tetap beroperasi pada hari pertama Idul Fitri.
Fasilitas ini sekaligus difungsikan sebagai pos pelayanan kesehatan untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan penanganan medis secara langsung.
Enam puskesmas tersebut meliputi Puskesmas Makroman, Sungai Siring, Lempake, Trauma Center, Palaran, dan Bantuas.
Sementara itu, 20 puskesmas lainnya tidak membuka layanan pada hari H, namun tetap beroperasi selama masa cuti bersama Lebaran.
Selain layanan di tingkat puskesmas, Dinas Kesehatan juga menyiapkan dukungan penanganan kegawatdaruratan yang siaga penuh selama 24 jam.
Layanan ini dapat diakses melalui Public Safety Center (PSC) 119 dengan sistem Doctor On Call.
“Tersedia layanan PSC 119 Doctor On Call yang beroperasi 24 jam untuk kondisi darurat,” jelasnya.
Tak hanya itu, rumah sakit di Samarinda juga berada dalam kondisi siaga untuk menerima rujukan pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Salah satunya adalah RSUD I.A. Moeis yang menjadi rumah sakit milik Pemerintah Kota Samarinda.
Kesiapan layanan ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat selama menjalani momen Lebaran, terutama dalam menghadapi situasi darurat yang tidak terduga.
Diketahui, berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri, Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah ditetapkan pada 21–22 Maret 2026 sebagai libur nasional, dengan tambahan cuti bersama pada 20, 23, dan 24 Maret 2026.
Dengan skema pelayanan tersebut, masyarakat diharapkan tetap dapat mengakses layanan kesehatan secara optimal meskipun berada dalam masa libur panjang Lebaran. (REE)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id







