Samarinda, Kaltimetam.id – Warga Jalan Pelita 4, Gang Ashabul Kahfi, RT 13, Kelurahan Sambutan, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mandi sebuah rumah pada Selasa pagi (17/3/2026).
Korban diketahui bernama Muhammad Hadidi (39). Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kamar mandi rumah seorang rekannya tempat ia menginap.
Petugas dari Polresta Samarinda menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 08.30 WITA terkait penemuan tersebut. Mendapat laporan itu, aparat kepolisian bersama tim identifikasi langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal.
Petugas Pamapta II Polresta Samarinda, Ipda Ilham Satria Brajanata, mengatakan korban pertama kali ditemukan dalam posisi terduduk di dalam kamar mandi oleh warga yang berada di rumah tersebut.
“Kami menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 08.30 WITA terkait adanya penemuan mayat di kawasan Jalan Pelita 4. Setelah menerima laporan tersebut, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal yang dilakukan oleh tim Inafis Polresta Samarinda, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hal tersebut mengindikasikan bahwa kematian korban kemungkinan tidak berkaitan dengan tindak kekerasan.
“Dari hasil pemeriksaan awal oleh tim Inafis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelasnya.
Selain itu, dari kondisi tubuh korban ditemukan adanya cairan yang keluar dari kemaluan korban. Kondisi tersebut menurut petugas dapat menjadi salah satu indikasi bahwa korban kemungkinan meninggal akibat kondisi kesehatan tertentu.
Meski demikian, pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab pasti kematian korban sebelum dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.
“Untuk penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak medis,” kata Ilham.
Di lokasi kejadian, petugas juga mengamankan sejumlah barang milik korban yang ditemukan di sekitar tempat kejadian perkara. Barang-barang tersebut di antaranya dompet, telepon genggam, kunci sepeda motor, serta sejumlah uang tunai.
Polisi juga memastikan bahwa lokasi penemuan jenazah bukan merupakan rumah milik korban. Berdasarkan keterangan yang diperoleh di lapangan, korban diketahui sedang menginap di rumah temannya sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia.
“Lokasi kejadian bukan rumah korban, melainkan rumah teman korban tempat ia menginap,” tambahnya.
Setelah proses olah TKP selesai dilakukan, jenazah korban kemudian dievakuasi oleh petugas untuk dibawa ke rumah sakit Abdoel Wahab Sjahranie oleh PMI Kota Samarinda guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Selanjutnya jenazah akan dibawa ke rumah sakit oleh teman-teman dari PMI untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya. (SIK)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id







