Tercium Bau Menyengat Selama Beberapa Hari, Pria Lansia Ditemukan Telentang di Kamar Mandi

Tim PMI Kota Samarinda dan Inafis Polresta Samarinda evakuasi penemuan mayat di Jalan Cipto Mangunkusumo Samarinda Seberang. (Foto: Siko/Kaltimetam.id)

Samarinda, Kaltimetam.id – Warga RT 19, Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, digegerkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mandi rumahnya, Selasa sore. Korban diketahui berinisial HK (73), yang selama ini tinggal seorang diri di bagian belakang bangunan kontrakan.

Penemuan jasad korban bermula dari kecurigaan warga sekitar terhadap aroma tak sedap yang tercium dari arah rumah korban dalam beberapa hari terakhir.

Ketua RT 19, Aziz, mengatakan dirinya mendapat laporan dari salah satu warga terkait bau menyengat yang semakin kuat. Ia kemudian mendatangi rumah korban untuk memastikan kondisi yang sebenarnya.

“Saya awalnya dikasih tahu istri. Begitu sampai di depan rumah, saya gedor-gedor pintu, tapi tidak ada jawaban,” ujarnya.

Karena tak mendapat respons, ia kemudian menuju bagian belakang rumah. Di sana, bau semakin menyengat dan terlihat banyak lalat beterbangan di sekitar bangunan.

“Saya panggil dua warga lain untuk membantu. Kami coba cek dari belakang. Ternyata pintu belakang terbuka sedikit. Waktu dilihat ke dalam, korban sudah tergeletak,” ungkapnya.

Korban ditemukan dalam posisi telentang di dalam kamar mandi. Kepala korban sedikit bersandar pada dinding, sementara tubuhnya berada di lantai.

“Posisinya di kamar mandi, telentang. Dari kondisi tubuhnya, kemungkinan sudah beberapa hari,” kata Aziz.

Warga memperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar empat hingga lima hari sebelum ditemukan, melihat kondisi jasad yang mulai membusuk.

HK diketahui tinggal sendirian. Anak-anaknya tidak menetap bersamanya. Selama ini ia menempati bagian belakang bangunan, terpisah dari unit kontrakan di bagian depan.

Menurut keterangan warga, korban dikenal cukup aktif saat dalam kondisi sehat. Ia kerap terlihat pergi ke masjid. Namun dalam beberapa hari terakhir, warga menyadari korban tidak lagi tampak beraktivitas seperti biasanya.

“Biasanya kalau sehat sering kelihatan ke masjid. Tapi beberapa hari ini memang tidak terlihat,” tutupnya.

Terpisah, Pamapta II Polresta Samarinda, Ipda Ilham Satria Brajanata, membenarkan adanya laporan penemuan mayat tersebut.

“Pada sore hari ini kami menerima laporan terkait penemuan seorang laki-laki berusia sekitar 73 tahun dalam keadaan meninggal dunia di Jalan Cipto Mangunkusumo,” ujarnya.

Pihak kepolisian bersama tim Inafis langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis pembatas untuk kepentingan penyelidikan.

“Korban ditemukan dalam posisi telentang di kamar mandi. Untuk penyebab kematian, saat ini masih dalam tahap penyelidikan dan akan menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya.

Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie (AWS) guna pemeriksaan medis dan visum untuk memastikan penyebab kematian. (SIK)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id