Samarinda, Kaltimetam.id – Kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2022 tentang Kepemudaan yang digelar DPRD Kalimantan Timur pada Minggu malam (29/3/2026) di Klinik Kopi Samarinda tak sekadar menjadi forum penyampaian regulasi.
Di sela-sela agenda tersebut, kegiatan ini juga diwarnai dengan penyambutan dan pemberian penghargaan kepada tiga atlet Kaltim yang kini resmi menjadi perwira TNI tanpa melalui jalur tes.
Ketiganya adalah Letda Chk Muhammad Iriansyah, S.H (atlet cabor Kabadi SEA Games 2025), Letda Chk Zainal Abidin, S.H (atlet cabor Gulat gaya Greco-Roman kelas 97 kg SEA Games 2025), serta Letda Chk Ashar Ramadhani, S.H (atlet cabor Gulat gaya Bebas Putra kelas 57 kg SEA Games 2025).
Keberhasilan mereka menjadi perwira TNI disebut sebagai bentuk apresiasi langsung atas prestasi di kancah internasional.
Anggota DPRD Kaltim, Abdul Giaz, mengatakan kegiatan sosialisasi tersebut sengaja dirangkaikan dengan penghargaan sebagai bentuk penguatan pesan kepada generasi muda.
Ia menilai, capaian ketiga atlet tersebut merupakan bukti nyata bahwa jalur prestasi dapat membuka peluang besar, bahkan hingga menjadi bagian dari institusi negara.
“Kami sangat mengapresiasi tiga atlet Kaltim ini. Ini luar biasa, karena mereka bisa menjadi perwira TNI melalui jalur prestasi, tanpa tes, langsung dari apresiasi Presiden,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran para atlet tersebut di tengah kegiatan sosper diharapkan mampu menjadi contoh konkret bagi pemuda di Kalimantan Timur.
Ia menekankan, Perda Kepemudaan tidak hanya berbicara soal regulasi, tetapi juga bagaimana mendorong lahirnya generasi berprestasi dan berdaya saing.
Sebagai bentuk penghargaan, DPRD Kaltim menyerahkan plakat kepada ketiganya, disertai penyambutan hangat yang juga dihadiri sejumlah perwakilan cabang olahraga Kabadi dan Gulat.
Suasana berlangsung penuh kebanggaan, sekaligus menjadi ruang berbagi cerita perjuangan para atlet hingga mencapai titik saat ini.
Salah satu penerima penghargaan, Letda Chk Ashar Ramadhani, mengungkapkan proses hingga dirinya diterima sebagai perwira TNI bermula setelah mengikuti SEA Games 2025 di Thailand.
Ia menyebut, informasi rekrutmen datang sebagai bagian dari kebijakan apresiasi terhadap atlet berprestasi.
“Setelah SEA Games, kami dapat arahan soal penerimaan TNI dari Presiden. Kami mendaftar lewat Google Form, lalu dipanggil dan langsung mengikuti tahapan akhir sebelum pendidikan di Magelang,” katanya.
Ia mengaku bersyukur atas kesempatan tersebut, mengingat sebelumnya fokus utamanya hanya sebagai atlet tanpa kepastian karier jangka panjang.
Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi bentuk perhatian nyata negara terhadap masa depan atlet.
Hal senada disampaikan Letda Chk Muhammad Iriansyah, S.H yang juga mengungkapkan rasa terima kasih atas sambutan yang diberikan DPRD Kaltim.
Ia menilai apresiasi tersebut menjadi penyemangat bagi atlet untuk terus berprestasi.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian DPRD Kaltim. Ini menjadi motivasi bagi kami dan juga atlet-atlet muda lainnya,” tuturnya.
Melalui momentum tersebut, Abdul Giaz berharap para pemuda Kaltim, khususnya atlet, dapat menjadikan kisah tiga perwira muda itu sebagai inspirasi untuk terus berlatih dan tidak mengabaikan pendidikan sebagai bekal masa depan.
“Semoga ini jadi contoh bagi pemuda Kaltim untuk terus semangat, karena lewat prestasi, peluang besar bisa terbuka, bahkan menjadi perwira TNI,” tandasnya. (REE)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id
