Seruan untuk Visi dan Substansi dalam Pilkada, Ajak Kandidat Berkompetisi dengan Gagasan

Ketua Partai Gerindra Provinsi Kalimantan Timur, Andi Harun (Foto : Istimewa)

Samarinda, Kaltimetam.id – Dalam rangkaian persiapan menuju Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Ketua Gerindra Samarinda mengajak para kandidat untuk berpartisipasi aktif dengan menampilkan gagasan mereka kepada masyarakat, bukan sekadar kritik terhadap calon lain.

Dalam sebuah pernyataan, beliau menekankan bahwa politik harus dijalankan seperti mekanisme jualan yang baik, di mana kualitas dan visi menjadi faktor penentu, bukan hanya popularitas atau kekayaan.

Ketua Gerindra Samarinda, Andi Harun dalam sebuah pernyataan baru-baru ini, menekankan pentingnya kualitas dan visi kandidat daripada sekadar popularitas.

“Kami menunggu hasil survei terbaru yang sedang dilakukan oleh beberapa lembaga di bulan ini, yang akan memberikan informasi berharga tentang Pilkada gubernur,” ujarnya.

Beliau juga menyampaikan klarifikasi terkait posisi partai dalam Pilkada.

“Sebagai ketua Gerindra, saya ingin menyatakan bahwa belum ada rekomendasi resmi kepada siapa pun. Jika ada yang maju, baik di Pilkada kabupaten/kota maupun gubernur, itu masih merupakan pendapat pribadi,” jelasnya.

“Kami ingin mendorong kader-kader Gerindra atau figur kandidat yang terafiliasi dengan manifesto perjuangan Pak Prabowo Subianto dan perjuangan partai Gerindra. Kami menyarankan semua kader untuk tidak hanya mengejar posisi nomor dua, tetapi harus maju sebagai kandidat utama,” tambahnya.

Dalam pidato halal bihalal di pemerintah kota, beliau menekankan pentingnya menjual program dan ide, bukan hanya figur. Andi mengajak semua kandidat untuk menyampaikan ide dan gagasannya kepada masyarakat. Ketua Gerindra Samarinda, mengundang semua kandidat untuk berpartisipasi secara aktif dalam proses demokrasi yang mendatang.

“Kami mengharapkan dukungan dari akademisi, pimpinan partai politik, pemerhati politik, dan jurnalis untuk tidak hanya fokus pada dukungan partai atau kekayaan, tetapi pada gagasan dan ide yang akan dibawa kandidat untuk kemajuan Kalimantan Timur,” ungkapnya.

“Ini akan menjadi bahan diskusi yang positif dan membantu calon untuk menyempurnakan visi misi mereka sebelum pendaftaran di KPU,” imbuhnya.

Ia juga mengkritik pendekatan politik yang hanya berfokus pada kritik tanpa substansi, seperti yang terjadi pada beberapa hari lalu ketika seorang kandidat mengkritik Gubernur Isran mengenai kurangnya lobi untuk infrastruktur jalan nasional.

“Mengkritik pejabat nasional atas masalah nasional adalah seperti menepuk air, terpercik ke wajah sendiri. Jangan sibuk mengkritik calon lain, tapi fokuslah pada kualitas dan visi yang akan Anda tawarkan,” tegasnya.

Ketua Gerindra Samarinda mengingatkan bahwa dalam politik, seperti dalam bisnis, penting untuk meyakinkan masyarakat dengan kualitas produk politik yang ditawarkan.

“Jualah visi ekonomi, pembangunan infrastruktur, dan rencana untuk Kaltim sebagai penyangga IKN dengan jelas. Jangan hanya menggunakan tagline yang tidak memiliki arti nyata,” katanya.

Menyadari bahwa Pilkada membutuhkan biaya yang besar dan persyaratan logistik yang memadai, beliau menekankan pentingnya persiapan elektoral yang matang.

“Jika survei menunjukkan dukungan yang kuat, mengapa tidak maju sebagai nomor satu? Namun, jika survei menunjukkan hasil yang kurang, barulah kita bisa mempertimbangkan negosiasi politik dan koalisi,” tuturnya.

Beliau menutup pernyataannya dengan menghargai semua kandidat yang ingin maju dan berharap mereka akan menampilkan gagasan yang berkualitas.

“Jangan hanya pamer kekayaan, tapi pamerkanlah gagasan yang akan membawa kemajuan bagi Kaltim,” pesan Andi Harun. (SIK)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id