Pencurian Tandon Air di Borneo Training Centre Terungkap, Empat Pelaku Ditangkap, Satu Masih Buron

Tangkapan layar para pelaku pencurian tandon air di lapangan latihan borneo FC. (Foto: Istimewa)

Samarinda, Kaltimetam.id – Aparat kepolisian berhasil mengungkap kasus pencurian fasilitas penunjang di kawasan Borneo Training Centre milik Borneo FC di Kota Samarinda. Dalam pengungkapan tersebut, empat orang terduga pelaku telah diamankan, sementara satu orang lainnya masih dalam pencarian.

Peristiwa ini bermula dari hilangnya sebuah tandon air berukuran besar yang berada di area pelatihan klub sepak bola tersebut. Tandon berkapasitas ribuan liter itu diketahui lenyap pada Kamis (22/4/2026) sore, saat kondisi di sekitar lokasi relatif lengang.

Pihak pengelola yang menyadari kehilangan tersebut segera melaporkan kejadian itu kepada kepolisian. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim Polsek Sungai Kunjang dengan melakukan serangkaian penyelidikan di lokasi kejadian.

Kanit Reskrim Polsekta Sungai Kunjang, Ipda Novi Hari Setyawan, mengatakan bahwa petugas menemukan titik terang setelah memperoleh rekaman visual dari warga yang sempat merekam aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi.

“Dari rekaman yang kami terima, terlihat sekelompok orang mengangkut sebuah tandon menggunakan kendaraan. Itu menjadi petunjuk awal bagi kami untuk mengidentifikasi para pelaku,” ujarnya.

Hasil penyelidikan mengarah pada dugaan bahwa aksi tersebut tidak dilakukan secara spontan. Para pelaku diduga telah merencanakan pencurian dengan memanfaatkan waktu ketika aktivitas di lokasi sedang sepi.

Dengan menggunakan kendaraan, mereka secara bersama-sama memindahkan tandon berukuran besar tersebut. Mengingat ukuran dan kapasitasnya, proses pengangkutan diduga melibatkan koordinasi yang cukup matang.

“Objek yang diambil bukan barang kecil. Jadi sangat mungkin mereka sudah memperhitungkan cara membawa dan waktu yang tepat untuk beraksi,” jelas Novi.

Berbekal identifikasi dari rekaman video serta keterangan sejumlah saksi, polisi bergerak cepat melakukan penangkapan. Dalam kurun waktu kurang dari dua hari, empat orang berhasil diamankan di lokasi berbeda.

Penangkapan pertama dilakukan terhadap seorang pria di kawasan Jakarta Hill. Dari hasil pemeriksaan awal, polisi kemudian melakukan pengembangan yang mengarah pada pelaku lainnya di beberapa titik di wilayah Samarinda.

Dalam operasi lanjutan, tiga orang lainnya berhasil diamankan di kawasan berbeda, termasuk di Jalan M Said dan Jalan Revolusi. Keempatnya kini tengah menjalani pemeriksaan intensif untuk mendalami keterlibatan masing-masing dalam kasus tersebut.

“Empat orang sudah kami amankan. Saat ini masih dalam proses pemeriksaan untuk mengetahui peran masing-masing,” katanya.

Meski sebagian besar pelaku telah ditangkap, kepolisian masih memburu satu orang yang diduga turut terlibat dalam aksi tersebut. Identitas pelaku disebut telah diketahui, dan petugas kini terus melakukan pengejaran.

Polisi juga membuka kemungkinan adanya pihak lain yang berperan, termasuk kemungkinan adanya penadah barang hasil curian. Hal ini masih dalam proses pendalaman oleh penyidik.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan ketentuan pidana pencurian sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). (SIK)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id

Exit mobile version