Samarinda, Kaltimetam.id – Proses penataan dan penempatan pedagang Pasar Pagi Samarinda mulai memasuki tahap awal. Sekitar 2.000 pedagang direncanakan menjadi kelompok pertama yang menempati gedung baru Pasar Pagi sebagai bagian dari persiapan operasional penuh yang ditargetkan berlangsung pada akhir 2025.
Penempatan pedagang dilakukan secara bertahap untuk menghindari kepadatan dan memastikan proses perpindahan berjalan tertib. Skema gelombang awal ini juga menjadi tahap uji coba sistem sebelum seluruh pedagang direlokasi secara menyeluruh ke gedung baru.
Seluruh mekanisme penataan pedagang kini dilakukan berbasis digital melalui aplikasi Pasar Pagi yang disiapkan Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda.
Aplikasi tersebut menjadi pintu utama pengelolaan administrasi pedagang, mulai dari pendaftaran, pengisian surat perjanjian dan aturan berjualan, hingga penerbitan kartu identitas pedagang.
Pedagang yang telah terdaftar akan langsung mengikuti sistem pengundian untuk menentukan lokasi lapak. Pengundian dilakukan secara otomatis melalui aplikasi, sehingga setiap tahapan tercatat dalam sistem dan dapat dipantau. Skema ini diklaim lebih transparan dan adil karena meminimalkan potensi intervensi manual.
Kepala Disdag Samarinda, Nurrahmani, mengatakan pihaknya juga mengantisipasi kendala teknis, terutama bagi pedagang yang belum terbiasa menggunakan aplikasi berbasis digital. Untuk itu, Disdag menyiapkan desk layanan khusus di kawasan Pasar Pagi guna memberikan pendampingan secara langsung.
“Desk layanan sedang kami siapkan, kemungkinan dijaga secara bergantian,” jelas Nurrahmani, Senin (15/12/2025).
Ia menambahkan, persyaratan pendaftaran bagi pedagang relatif sederhana. Pedagang hanya diminta mencocokkan data legalitas usaha yang sebelumnya telah tercatat di Disdag, seperti identitas diri dan Surat Keterangan Tempat Usaha Berjualan (SKTUB). Setelah data diverifikasi, pedagang akan memperoleh nomor undian untuk penentuan lokasi lapak.
Dengan skema bertahap ini, Disdag berharap proses transisi menuju operasional gedung baru Pasar Pagi dapat berjalan lancar, tertib, dan memberikan kepastian bagi pedagang.
“Di akhir 2025 sudah mulai ada pedagang yang masuk, kemungkinan minggu keempat,” pungkasnya. (REE)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id







