Samarinda, Kaltimetam.id – Pemerintah Kota Samarinda menegaskan bahwa skema kerja sama antara Perusda Varia Niaga dan pelaku UMKM di kawasan Teras Samarinda masih bersifat tahap awal dan akan terus disesuaikan seiring perkembangan usaha di lapangan.
Sorotan terhadap pembagian hasil yang dinilai masih kecil, yakni sekitar 10 persen, hingga kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang baru menyentuh Rp500 juta, disebut sebagai bagian dari proses pembentukan ekosistem bisnis yang masih berjalan.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Samarinda, Marnabas Patiroy, menjelaskan bahwa pendekatan yang digunakan saat ini lebih menitikberatkan pada kemudahan bagi pengelola agar usaha bisa tumbuh terlebih dahulu.
“Skema ini memang belum final. Setiap tahun akan kita lihat lagi perkembangannya, apakah perlu disesuaikan atau ditingkatkan,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).
Menurutnya, keberadaan Varia Niaga tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan. Sebagai badan usaha milik daerah, perusahaan ini juga memiliki fungsi sosial yang harus dijalankan, terutama dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok di masyarakat.
Ia mencontohkan, saat terjadi kelangkaan komoditas seperti minyak goreng dan cabai beberapa waktu lalu, Varia Niaga turun langsung ke lapangan tanpa mengambil keuntungan.
“Di situ mereka tidak boleh cari untung, karena ada fungsi pelayanan publik yang harus dijalankan,” jelasnya.
Marnabas juga meluruskan anggapan terkait penyertaan modal sekitar Rp10 miliar yang diberikan pemerintah daerah.
Ia menegaskan bahwa dana tersebut tidak hanya difokuskan untuk pengelolaan Teras Samarinda, melainkan untuk menopang seluruh lini usaha Varia Niaga.
Di sisi lain, geliat aktivitas di kawasan Teras Samarinda mulai menunjukkan tren positif, khususnya dari sektor parkir yang kini menjadi salah satu sumber pendapatan baru.
“Kalau parkir sekarang sudah bisa menghasilkan sekitar 8 sampai 10 juta rupiah per malam. Ini tentu jadi sinyal baik untuk peningkatan PAD ke depan,” katanya.
Ke depan, Pemkot Samarinda memastikan akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja Varia Niaga, termasuk menimbang ulang skema bagi hasil agar tetap seimbang antara pertumbuhan usaha dan kontribusi terhadap daerah. (REE)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id







