Samarinda, Kaltimetam.id – Kritik kembali muncul terkait lambatnya komunikasi dan pelaporan progres perbaikan Jembatan Mahakam I yang mengalami kerusakan setelah ditabrak tongkang batu bara beberapa bulan lalu.
Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Abdul Giaz, menyebut minimnya koordinasi antara pihak pelaksana dan legislatif memperbesar ruang bagi opini publik yang liar dan tidak terverifikasi.
“Kami di DPRD terus ditanya publik, tapi apa yang harus kami jawab jika tidak pernah ada informasi resmi?” ungkapnya.
Menurut Giaz, peristiwa ini seharusnya bukan menjadi persoalan tertutup, mengingat kerusakan jembatan menyangkut fasilitas publik dengan dampak jangka panjang. Ia mengingatkan bahwa masyarakat bukan hanya berharap jembatan diperbaiki, tetapi juga ingin mengetahui proses dan transparansi pelaksanaannya.
Minim transparansi menyebabkan masyarakat menjadikan media sosial sebagai sumber informasi. Namun Giaz menilai kondisi ini tidak sehat karena membuka ruang bagi misinformasi.
“Publik berhak mendapatkan informasi yang jelas dari pemerintah, bukan dari kabar berantai atau opini pribadi yang belum tentu benar,” jelasnya.
Meskipun begitu, Giaz mengakui bahwa tekanan dari publik, termasuk melalui media sosial, memiliki kontribusi positif karena membuat proses penanganan kasus ini terus mendapat perhatian.
Lebih lanjut, Giaz juga mengajak media, pemerintah, DPRD, dan instansi teknis turun bersama ke lapangan. Ia menilai peninjauan langsung akan memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa penanganan kerusakan jembatan bukan wacana semata.
“Kita tunjukkan apa yang sudah dikerjakan. Sudah sampai mana progresnya. Biar masyarakat tahu negara bekerja,” katanya.
Giaz menekankan bahwa insiden ini menjadi pembelajaran penting tentang perlunya tata komunikasi publik yang lebih responsif, terbuka, dan terukur.
“Ini bukan sekadar perbaikan infrastruktur. Ini ujian transparansi dan kepercayaan publik. Jika kita tidak terbuka sekarang, kapan lagi?” tutupnya. (Adv/DPRDKaltim/SIK)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id
