Heboh Dua King Kobra Diduga Sedang Kawin Muncul di Kawasan Permukiman, Satu Berhasil Ditangkap dan Satu Menghilang

Tim Damkar lakukan evakuasi King Kobra di pekarangan rumah warga di Gang Haji Alwi, Jalan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara. (Foto: Istimewa)

Samarinda, Kaltimetam.id – Suasana tenang di kawasan Gang Haji Alwi, Jalan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara, mendadak berubah menjadi kepanikan setelah warga menemukan dua ekor ular king kobra berukuran besar berada di sekitar permukiman pada Senin (8/6/2026) pagi. Kemunculan satwa liar yang dikenal memiliki bisa mematikan itu membuat warga waswas, terlebih salah satu ular hingga kini belum berhasil ditemukan.

Peristiwa tersebut bermula ketika sejumlah warga melihat dua ekor ular berukuran besar bergerak di area sekitar permukiman yang berdekatan dengan semak dan tumpukan batu. Keberadaan reptil berbahaya itu segera dilaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Samarinda karena dikhawatirkan dapat mengancam keselamatan warga.

Laporan diterima melalui Pusat Komunikasi (Puskom) Damkar Samarinda sekitar pukul 09.53 Wita. Mendapat informasi tersebut, petugas Posko 2 Damkar langsung bergerak menuju lokasi dengan melibatkan personel Regu 1 dan Relawan Kebakaran (Redkar).

Komandan Posko 2 Damkar Samarinda, Barkani, memimpin langsung operasi evakuasi bersama tim menggunakan unit penyelamatan Napoleon 02. Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan penyisiran di sejumlah titik yang dicurigai menjadi tempat persembunyian ular.

Petugas Rescue Damkar Samarinda, Wisnu Pebrio, mengatakan berdasarkan keterangan warga, kedua king kobra tersebut terlihat berada dalam satu area dan diduga sedang memasuki masa berkembang biak.

“Menurut laporan warga, sebelumnya terlihat ada dua ekor king kobra. Saat tim tiba di lokasi dan melakukan pencarian, hanya satu ekor yang masih berada di sekitar area tersebut, sedangkan satu lainnya sudah tidak terlihat,” ujarnya.

Proses pencarian kemudian difokuskan pada area semak-semak dan tumpukan batu yang berada tidak jauh dari rumah warga. Setelah dilakukan penyisiran, petugas menemukan seekor king kobra bersembunyi di sela-sela batu.

Mengingat jenis ular tersebut sangat agresif dan memiliki racun yang mematikan, proses evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Petugas menggunakan alat penjepit khusus untuk mengendalikan pergerakan ular sebelum akhirnya berhasil diamankan.

“Ular yang berhasil dievakuasi memiliki panjang kurang lebih empat meter. Evakuasi berlangsung sekitar 20 menit dan berjalan aman tanpa adanya korban,” kata Wisnu.

Meski satu ekor king kobra berhasil diamankan, operasi pencarian belum langsung dihentikan. Tim Damkar bersama relawan kembali melakukan penyisiran selama kurang lebih 25 menit untuk mencari keberadaan ular kedua yang diduga masih berada di sekitar lokasi.

Namun hingga proses pencarian berakhir, ular tersebut belum berhasil ditemukan. Kondisi itu membuat petugas meminta warga untuk tetap waspada karena kemungkinan ular masih berada di sekitar kawasan permukiman.

Dari hasil pengamatan sementara, petugas menduga ular yang berhasil diamankan merupakan king kobra jantan. Sementara ular yang belum ditemukan diperkirakan berjenis kelamin betina dengan ukuran tubuh yang lebih besar.

“Dari informasi warga dan pengamatan di lapangan, ular yang berhasil diamankan kemungkinan jantan. Sedangkan yang masih belum ditemukan diduga betina karena ukuran tubuhnya lebih besar,” tuturnya.

Keberadaan ular kedua yang belum ditemukan menjadi perhatian serius petugas. Pasalnya, king kobra merupakan salah satu spesies ular berbisa paling berbahaya di dunia yang dapat menyerang apabila merasa terancam.

Komandan Posko 2 Damkar Samarinda, Barkani, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di area yang memiliki semak-semak, kebun, tumpukan batu, maupun tempat-tempat yang jarang dibersihkan.

“Kami mengimbau warga agar tidak mencoba menangkap ular sendiri apabila menemukannya. Segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan aman dan profesional,” singkatnya. (SIK)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id

Exit mobile version