Heboh Bayi Cantik Dibuang di Samarinda, Polsek: Identitas Ibu Pembuang Bayi Telah Diketahui

Tim medis RSUD I.A Moeis sedang memberikan penanganan bayi yang ditemukan di area tanah kosong di Perumahan Samarinda Hills, Samarinda Seberang (Foto: Istimewa)

Samarinda, Kaltimetam.id – Bayi cantik ditemukan masih dalam keadaan hidup, di Perumahan Samarinda Hills, Rapak Dalam, Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, pada Kamis (22/02/2024), pukul 11.00 WITA.

Bayi perempuan tersebut ditemukan oleh warga setempat, pada saat hendak mencari daun singkong di area lahan kosong milik warga yang ada di sana.

Dari pengakuan warga yang melihat langsung, bayi cantik tersebut ditemukan tepat di bawah pohon pisang, dengan keadaan tubuh yang masih merah dan tidak mengenakan pakaian.

“Jadi tadi pas ada dari salah satu warga yang menemukan bayi tersebut, ada sekitar tiga atau empat polisi tadi langsung datang ke lokasi dan mengevakuasi bayi itu,” ucap salah satu warga, Kevin Nazario.

Lanjut, bayi tersebut di evakuasi menuju ke rumah bidan terdekat yang tidak terlalu jauh dari lokasi kejadian untuk mendapatkan penanganan awal setelah ditemukan.

“Sempat dimandikan untuk bayinya, untuk kondisinya juga sangat sehat, rambut bayinya lumayan lebat,” tuturnya.

Hingga saat ini, warga masih belum mengetahui penyebab pastinya bayi tersebut berada di area dekat pohon pisang Perumahan Samarinda Hills, Kota Samarinda. Kini, bayi tersebut sudah di bawa ke Rumah Sakit I.A Moeis Samarinda Seberang.

Terpisah, Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Bitab Riyani menjelaskan bahwa penyelidikan sampai saat ini telah memasuki tahapan penanganan, baik dari bayi maupun dari ibu kandungnya.

Perlu diketahui, identitas ibu dari bayi tersebut telah diketahui, yaitu berinisial NR umur 19 tahun. Ia tinggal di Perumahan Samarinda Hills, tidak jauh dari lokasi pembuangan bayi tersebut.

“Untuk ibu dari bayi tersebut berhasil diketahui. Namun, masih belum bisa diintrograsi, karena trauma. Pas tadi dilakukan pengecekan, sempat mengalami pendarahan, jadi harus mendapatkan penanganan terlebih dahulu di rumah sakit,” bebernya.

Terakhir, Kompol Bitab menambahkan bahwa alasan ibu tesebut dengan tega menelantarkan bayi tersebut dikarenakan malu karena telah melahirkan bayi tersebut. Sebab, NR terlibat dalam hubungan diluar nikah.

“Untuk kondisi bayinya normal juga. Sedangkan untuk ayah dari si bayi tersebut masih belum diketahui,” pungkasnya. (SIK)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id