Fasilitas Modern Disiapkan, RS Bhayangkara Tingkat IV Siap Jadi Rujukan Kesehatan di Kaltim

Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur resmi memulai pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat IV di Kota Samarinda. (Foto: Siko/Kaltimetam.id)

Samarinda, Kaltimetam.id – Sebagai bentuk nyata dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di wilayah Kalimantan Timur, Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur resmi memulai pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat IV di Kota Samarinda.

Kegiatan groundbreaking atau peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Kapolda Kaltim yang menandai dimulainya pembangunan fasilitas kesehatan berskala regional tersebut.

Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol Endar Priantoro menegaskan bahwa pembangunan rumah sakit ini bukan hanya untuk kepentingan institusi Polri semata, melainkan juga sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, keberadaan rumah sakit ini akan menjadi tulang punggung layanan kesehatan, tidak hanya di Samarinda, tetapi juga untuk daerah-daerah penyangga di Kalimantan Timur.

“Hari ini adalah momentum penting dalam upaya kita memperkuat infrastruktur kesehatan. Rumah Sakit Bhayangkara ini kami rancang untuk melayani anggota Polri dan juga masyarakat umum. Karena kami percaya, pelayanan kesehatan yang baik adalah hak setiap warga,” ujarnya.

Kapolda menekankan bahwa kesehatan adalah fondasi utama dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul, baik di internal Polri maupun masyarakat sipil. Oleh karena itu, pembangunan RS Bhayangkara ini menjadi langkah strategis untuk menjawab kebutuhan tersebut.

Pembangunan tahap pertama RS Bhayangkara ini dirancang dengan kapasitas 91 tempat tidur rawat inap, dan target penyelesaian konstruksi dijadwalkan selesai akhir tahun 2025. Rumah sakit ini ditargetkan bisa mulai beroperasi pada awal tahun 2026. Guna mendukung target itu, proses pembangunan melibatkan tenaga kerja dalam jumlah besar serta penggunaan alat berat yang intensif.

“Targetnya awal tahun depan sudah bisa operasional. Kita sudah siapkan tenaga kerja yang cukup dan alat berat yang memadai. Semoga semua berjalan lancar sesuai rencana,” ungkapnya.

Dari sisi fasilitas, rumah sakit ini akan memiliki dua ruang operasi, ruang IGD, tujuh poliklinik rawat jalan, ruang kebidanan dan bersalin, ruang medical check-up, ruang hemodialisa, radiologi, laboratorium, dan ruang kedokteran kepolisian. Selain itu, akan tersedia pula ruang tahanan dengan lima tempat tidur untuk mendukung kebutuhan pengamanan medis khusus.

Adapun kapasitas tempat tidur terbagi menjadi beberapa kategori, yakni 2 tempat tidur VVIP, 8 tempat tidur VIP, 12 tempat tidur kelas 1, 16 kelas 2, 44 tempat tidur standar, dan 8 tempat tidur ruang intensif. Untuk mendukung kenyamanan, rumah sakit ini juga akan memiliki kafe di rooftop yang dapat digunakan pengunjung maupun tenaga medis sebagai tempat bersantai.

Kapolda Kaltim juga menggarisbawahi bahwa seluruh layanan yang tersedia di rumah sakit ini nantinya akan mengakomodasi penggunaan fasilitas kesehatan milik pemerintah seperti BPJS Kesehatan, sehingga masyarakat umum dapat mengakses layanan secara terjangkau.

“Rumah sakit ini akan terbuka untuk semua. Seluruh sistem layanan kesehatan yang berlaku di rumah sakit pemerintah juga akan diterapkan di sini. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” jelasnya.

Lebih lanjut, pembangunan RS Bhayangkara ini mendapat dukungan penuh dari seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Timur, termasuk dari Gubernur, Wali Kota Samarinda, serta Bupati di wilayah Kaltim. Kapolda menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut sebagai bentuk kolaborasi lintas sektoral dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami bersyukur karena pembangunan ini mendapat dukungan penuh dari para pemangku kepentingan. Tanpa koordinasi dan kolaborasi dari semua pihak, tentu tidak mudah merealisasikan proyek sebesar ini,” tambah Endar.

Polda Kaltim juga berencana melakukan pengembangan lanjutan setelah tahap pertama rampung. Rencana ini mencakup peningkatan kapasitas tempat tidur, penambahan alat-alat medis canggih, serta perekrutan tenaga medis profesional agar rumah sakit dapat menjadi pusat layanan rujukan regional di masa depan.

“Insya Allah, ini baru permulaan. Ke depan kami akan terus kembangkan agar rumah sakit ini benar-benar menjadi rumah sakit unggulan dan kebanggaan masyarakat Kalimantan Timur,” pungkasnya. (SIK)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id

Exit mobile version