DPRD Kaltim Tekankan Kolaborasi Pemprov–Pemkot, Layanan Dasar dan Perawatan Infrastruktur Jadi Agenda Prioritas

Samarinda, Kaltimetam.id – Penataan lingkungan perkotaan yang mulai menunjukkan hasil positif di Balikpapan menjadi dasar bagi DPRD Kaltim untuk mendorong kolaborasi yang lebih sistemik antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota.

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sigit Wibowo, mengingatkan bahwa konstruksi infrastruktur tanpa model perawatan jangka panjang hanya akan menciptakan siklus perbaikan berulang setiap tahun.

“Kita butuh kolaborasi yang konsisten antara Pemprov dan Pemkot agar layanan ini benar-benar bisa dirasakan masyarakat,” katanya.

Sigit menilai kebutuhan penduduk Balikpapan terus meningkat seiring pertumbuhan kota dan migrasi baru. Dengan demikian, pembangunan harus bergeser dari sekadar terlihat indah menuju layanan dasar yang berkelanjutan seperti air bersih, aliran PDAM, penataan saluran air, dan standar permukiman yang adaptif terhadap cuaca ekstrem.

Menurutnya, ketika 60–70 persen warga Kaltim kini tinggal di kota-kota besar, termasuk Balikpapan, maka strategi pembangunan harus menempatkan kualitas hidup sebagai indikator utama keberhasilan kebijakan. Penataan drainase, ruang hijau, dan sistem saluran laut, baginya, baru menjadi fondasi awal untuk membangun kota yang tahan terhadap perubahan iklim.

DPRD, lanjutnya, akan terus mengawal ritme pembangunan tersebut dan mendorong pemerintah daerah tidak menjadikan penataan lingkungan sekadar proyek yang dipertontonkan pada momentum tertentu. Ia menekankan bahwa keberlanjutan program harus diikuti dengan evaluasi rutin, perawatan infrastruktur, dan adaptasi kebijakan sesuai dinamika kota.

“Keberhasilan seperti ini harus dijaga dan diteruskan, jangan berhenti pada satu titik saja,” pungkasnya. (Adv/DPRDKaltim/SIK)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id