DPRD Kaltim Gelar Evaluasi Program BKT Bersama Pj Gubernur dan Disdikbud Kaltim

PJ Gubernur Kaltim gelar rapat evaluasi Program Beasiswa Kaltim Tuntas bersama DPRD serta Disdikbud Kaltim. (Foto: Istimewa)

Samarinda, Kaltimetam.id – Penjabat Gubernur Kaltim melakukan evaluasi program pengelolaan Beasiswa Kaltim Tuntas (BKT). Dirinya meminta kepada Badan Pengelola BKT agar bisa lebih selektif lagi serta agar tepat sasaran bagi penerima beasiswa.

Perlu diketahu, penerima Beasiswa Kaltim Tuntas dalam kategori khusus diantaranya bagi mahasiswa dalam kondisi ekonomi kurang mampu, berkebutuhan khusus, anak serta cucu dari seorang veteran, penghafal Al-Qur’an serta berasal dari daerah yang terdepan, terluar, tertinggal (3T) dan yang terakhir dari mahasiswa yang menjadi korban dari KDRT.

Lebih lanjut, Akmal Malik juga membeberkan bahwa evaluasi ini bertujuan untuk memperbaiki sistem pendidikan yang ada di Kaltim secara menyeluruh, termasuk juga dalam pelaksanaan program Beasiswa Kaltim Tuntas.

“Sebelumnya memang ada aduan dari masyarakat terkait dengan masalah-masalah beasiswa. Namun, dalam rapat ini juga membahas terkait pencapaian-pencapaian pendidikan yang ada di Kaltim, agar buat kedepannya bisa menjadi lebih baik lagi,” bebernya.

Akmal Malik juga menginginkan laporan secara menyeluruh dari Badan Pengelola Beasiswa Kaltim Tuntas (BKT), terkait penerima beasiswa yang ada di Kaltim.

“Kami menginginkan agar pengelola menyampaikan secara detail, jumlah penerima beasiswa kurang mampu, berkebutuhan khusus, serta penghafal Al-Qur’an yang telah diakomodir,” jelasnya.

Selain itu juga, ia meminta agar dibuatkan tim khusus dalam pembangunan pendidikan di Kaltim, tujuannya ini sebagai untuk mengawasi serta melakukan kontrol bagaimana perkembangan pendidikan di Kaltim.

“DPRD nanti ada dua orang, dari provinsi dua orang, pengelola beasiswa satu orang, dewan pendidikan satu orang, serta dari akademisi satu orang jadi dengan jumlah total menyeluruh ada tujuh orang. Nah mereka nantinya akan menindaklanjuti terkait pembahasan pada hari ini,” tutupnya.

Terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Akhmed Reza Fachlevi memberikan masukan kepada Badan Pengelola Beasiswa Kaltim Tuntas (BKT) terkait permasalahan-permasalahan serta aduan dari masyarakat.

“Tadi dalam rapat disampaikan terkait adanya temuan, soal penerima beasiswa dengan rekening yang ganda. Jadi, dalam artian dia mendapatkan beasiswa double yaitu dari provinsi serta dari Kab/Kota juga. Ini yang harus diselesaikan oleh pengelola,” bebernya.

“Permasalahan lain juga seperti dana yang belum tersalurkan, serta pelajar yang tidak ber-KTP di Kaltim namun mendapatkan dana beasiswa juga,” tambahnya.

Terakhir, Reza mengharapkan agar anggaran Beasiswa Kaltim Tuntas bisa meningkat lagi agar seluruh pelajar yang berada di Kalimantan Timur khususnya bagi yang layak untuk menerima bantuan agar bisa tersalurkan dengan baik nantinya.

“Saya cuma menberikan masukan kepada pengelola beasiswa, agar bisa lebih dipertajam lagi, khususnya pada kategori khusus karena mereka yang layak mendapatkan dana beasiswa,” tutupnya. (SIK)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id