Diduga Korsleting Saat Cas HP, Mobil Pikap Terbakar di Samarinda dan Sambar Toko Buah

Tim damkar dan relawan melakukan pemadaman di lokasi kejadian kebakaran di Jalan ejati, RT 21, Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, Senin (4/5/2026) sekitar pukul 10.50 Wita. (Foto: Siko/Kaltimetam.id)

Samarinda, Kaltimetam.id – Sebuah mobil pikap pengangkut buah dengan nomor polisi DC 8978 CD terbakar di pinggir Jalan Sejati, RT 21, Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, Senin (4/5/2026) sekitar pukul 10.50 Wita. Kebakaran yang terjadi secara tiba-tiba itu sempat memicu kepanikan warga karena kobaran api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya.

Api yang melalap kendaraan tersebut bahkan sempat menyambar sebuah toko buah yang berada tidak jauh dari lokasi parkir, sehingga memperluas dampak kerusakan.

Pemilik kendaraan, Agusman (42), mengungkapkan bahwa kebakaran bermula dari dalam kabin mobil saat dirinya tengah mengisi daya telepon genggam.

“Api muncul dari dalam kabin, waktu itu saya lagi ngecas HP, tiba-tiba ada letupan,” ujarnya.

Menurut Agusman, kobaran api langsung membesar dalam hitungan menit sehingga dirinya tidak sempat melakukan upaya pemadaman secara mandiri. Kendaraan yang biasa digunakan untuk mengangkut buah dari wilayah Palaran itu pun hangus terbakar.

“Cepat sekali apinya membesar, tidak bisa dikendalikan lagi,” katanya.

Dalam upaya menyelamatkan diri, Agusman mengalami luka bakar akibat percikan api yang menyambar tubuhnya. Ia mengaku mengalami luka pada bagian tangan dan punggung.

“Saya kena di tangan sama belakang,” ucapnya.

Sementara itu, Kasi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Samarinda, Wishnu, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian dari Pusat Komando (Puskom) sekitar pukul 10.50 Wita dan langsung mengerahkan personel ke lokasi.

“Begitu menerima laporan, kami langsung menuju lokasi. Yang terbakar satu unit mobil pikap dan api sempat merambat ke toko buah di sekitar,” jelasnya.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, Disdamkarmat Samarinda menerjunkan satu posko dengan dua unit armada pemadam kebakaran yang dibantu oleh relawan. Proses pemadaman berlangsung sekitar 30 menit hingga api berhasil dikendalikan sepenuhnya.

“Pemadaman berlangsung kurang lebih 30 menit. Tidak ada kendala berarti, hanya akses jalan yang satu jalur dan cukup padat sehingga sedikit menghambat,” ungkap Wishnu.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan cukup besar, mengingat kendaraan hangus terbakar dan toko buah mengalami kerusakan akibat sambaran api.

“Korban jiwa tidak ada, namun kerugian masih dalam pendataan,” katanya.

Terkait penyebab kebakaran, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Meski demikian, dugaan awal mengarah pada korsleting listrik yang terjadi saat pengisian daya telepon genggam di dalam kabin kendaraan.

“Dugaan sementara karena korsleting listrik saat pengisian daya ponsel. Namun untuk kepastian masih kami dalami,” pungkasnya. (SIK)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id

Exit mobile version