Samarinda, Kaltimetam.id – Lapangan Stadion Segiri, Kota Samarinda, dipenuhi ribuan warga sejak sore hari, Kamis (30/7/2026). Mereka rela mengantre demi mendapatkan paket sembako murah yang disediakan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Kalimantan Timur. Di tengah tekanan ekonomi dan naiknya harga sejumlah kebutuhan pokok, bazar tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat yang ingin memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan biaya lebih ringan.
Antusiasme warga terlihat sejak bazar dibuka. Beras, minyak goreng, gula, dan telur menjadi komoditas yang paling diburu. Seluruh kebutuhan pokok itu dijual dengan harga yang jauh di bawah harga pasaran, bahkan mencapai sekitar 50 persen lebih murah.
Ketua DPW Partai NasDem Kalimantan Timur, Celni Pita Sari, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pelantikan pengurus sekaligus Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Partai NasDem se-Kalimantan Timur. Namun, menurutnya, momentum itu tidak ingin hanya menjadi agenda internal partai.
“Kebetulan kami mengadakan pelantikan sekaligus Rakorwil Partai NasDem se-Kalimantan Timur. Tapi kami tidak ingin hanya melakukan euforia semata. Kami ingin kegiatan ini memberikan manfaat nyata kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kondisi ekonomi yang masih dirasakan berat oleh sebagian masyarakat menjadi alasan utama digelarnya bazar murah tersebut. Karena itu, NasDem memilih menghadirkan program yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh warga.
“Kami membuka pasar murah. Memang tidak gratis, tetapi kami ingin memberikan kontribusi nyata. Di era ekonomi yang seperti sekarang, masyarakat tentu sangat membutuhkan sembako dengan harga yang lebih terjangkau,” katanya.
Dalam bazar tersebut, panitia menyediakan berbagai kebutuhan pokok, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir hingga telur. Seluruhnya dijual dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran.
“Kalau dicek di toko, kami menjualnya sekitar setengah harga. Harapannya masyarakat bisa sedikit terbantu memenuhi kebutuhan dapurnya,” jelas Celni.
Tak hanya menghadirkan bazar sembako murah, Partai NasDem juga melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal dalam kegiatan tersebut. Setiap warga yang membeli paket sembako mendapatkan kupon yang dapat ditukarkan dengan makanan gratis di stan UMKM yang telah disediakan panitia.
Menurut Celni, konsep tersebut sengaja dibuat agar manfaat kegiatan tidak hanya dirasakan masyarakat sebagai pembeli, tetapi juga memberikan ruang promosi dan perputaran ekonomi bagi para pelaku UMKM di Samarinda.
“Setelah masyarakat berbelanja, kami memberikan kupon yang bisa ditukarkan menjadi makanan gratis di tenant UMKM yang ikut berpartisipasi. Jadi UMKM juga ikut merasakan manfaat dari kegiatan ini,” tuturnya.
Rangkaian kegiatan tidak berhenti pada bazar sembako. Hingga malam hari, masyarakat juga disuguhi hiburan rakyat yang terbuka untuk umum. NasDem menghadirkan penampilan musik bernuansa timur, termasuk penampilan artis Toton Caribi, sebagai hiburan bagi masyarakat dari berbagai kalangan.
“Kami ingin membuat kegiatan yang lengkap. Sore hari masyarakat bisa berbelanja kebutuhan dapur, malam harinya bisa menikmati hiburan bersama keluarga. Ini terbuka untuk semua dan gratis,” tutupnya.
Di tengah keramaian bazar, senyum sumringah terlihat di wajah Ardian, seorang pengemudi ojek online yang ikut membeli paket sembako murah. Ia mengaku program tersebut sangat membantu, terutama bagi pekerja sektor informal yang pendapatannya bergantung pada jumlah order setiap hari.
“Alhamdulillah sangat membantu. Dengan kondisi ekonomi sekarang, pendapatan kami sebagai driver ojol tidak menentu. Jadi adanya bazar seperti ini benar-benar terasa manfaatnya,” katanya.
Ardian mengatakan paket sembako yang dibelinya berisi beras, minyak goreng, gula, dan telur. Menurutnya, harga paket tersebut jauh lebih murah dibandingkan jika membeli di pasar atau minimarket.
“Isinya beras, minyak, gula, sama telur. Harganya murah sekali, mungkin hampir 50 persen lebih hemat dibanding harga biasa,” ujarnya.
Selain mendapatkan sembako murah, Ardian juga memperoleh kupon makanan gratis yang dapat ditukarkan di stan UMKM. Baginya, konsep tersebut menjadi nilai tambah karena tidak hanya membantu masyarakat, tetapi juga ikut menghidupkan usaha kecil yang berjualan di lokasi acara.
“Tadi juga dapat kupon buat ditukarkan makanan gratis di UMKM. Menurut saya bagus, masyarakat senang, UMKM juga ramai,” katanya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat digelar lebih sering karena manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.
“Kalau bisa sering-sering saja diadakan bazar seperti ini. Sangat membantu masyarakat, khususnya yang ekonominya menengah ke bawah seperti kami,” harapnya. (SIK)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id







