Mal SCP Terapkan Parkir Drop Off Gratis, Begini Respons Driver Online

Mal Samarinda Central Plaza (SCP) Kota Samarinda. (Foto: Siko/Kaltimetam.id)

Samarinda, Kaltimetam.id – Sebulan sudah berjalan sistem parkir drop off tidak berjalan dengan maksimal. Buktinya, masih banyak sopir taksi online lebih suka mengantar dan menjemput penumpang di area terlarang.

Beberapa waktu belakangan ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda sering kali melakukan penertiban dikawasan Jalan Pulau Irian. Penertiban ini terjadi, akibat dari terjadinya kemacetan dikawasan Mal Samarinda Central Plaza (SCP) Samarinda.

Berbagai faktor yang menyebabkan terjadinya kemacetan dikawasan Jalan Pulau Irian Samarinda antara lain, parkir liar di bahu jalan dan SCP yang tak punya area antar jemput (drop off), sehingga taksi online menjemput dan menurunkan penumpang di badan jalan. Bikin jalan yang sempit makin sempit.

Setelah mendapatkan teguran serta himbauan dari Dishub Kota Samarinda, pengelola dari Mal SCP Samarinda akhirnya memberlakukan sistem parkir drop off di area mal secara gratis selama 10 menit. Bahkan, pemberlakukan ini sejak per 3 April 2024.

Namun pemberlakuan sistem parkir drop off masih kurang maksimal karena masih banyak pengendara yang tidak mengetahui adanya pemberlakuan sistem parkir drop off di Mal SCP Samarinda.

Hal itu diungkapkan salah satu driver online, Herdi mengakui bahwa dirinya belum mengetahui soal sistem drop off yang berlaku di SCP. Sehingga masih kerap melakukan antar jemput penumpang di bahu jalan.

“Soalnya enggak ada spanduknya. Jadi bingung, biasanya kalau masuk bayar, padahal cuma sebentar. Karena banyak juga yang masih drop off di bahu jalan,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan oleh, Ilmi seorang driver online juga mengaku bahwa tidak mengetahui adanya sistem parkir drop off gratis di Mal SCP Samarinda, karena tidak terlihat adanya spanduk tulisan parkir drop off.

“Saya tidak mengetahui adanya sistem parkir drop off di Mal SCP Samarinda, karena tidak ada spanduknya jadi saya selalu menurunkan penumpang dikawasan ini (Jalan Pulau Irian),” ucapnya.

“Kalau memang di berlakukan sistem parkir drop off, kalau bisa di pasangkan spanduk bahwa adanya parkir drop off buat para penumpang,” singkatnya.

Saat dikonfirmasi kepada Dishub Samarinda, Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Didi Zulyani mengaku sudah ada spanduk yang terpasang dari pihak pengelola Mal SCP. Namun memang masih kurang terlihat. Sehingga masih banyak yang belum paham.

“Papan petunjuk kurang pasangnya, kurang kelihatan. Kami akan arahkan lagi buat spanduk tambahan agar driver juga paham dan sisi scp soalnya kurang memberikan informasi,” singkatnya. (SIK)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id