Warung Makan di Jalan Flores Samarinda Terbakar, Disdamkarmat Turunkan 4 Unit Padamkan Api dalam 45 Menit

Kebakaran hebat melanda sebuah warung makan “Bojonegoro” yang berlokasi di Jalan Flores, Kelurahan Pelabuhan, Kecamatan Samarinda Kota, pada Rabu (1/7/2026) pagi. (Foto: Siko/Kaltimetam.id)

Samarinda, Kaltimetam.id – Kebakaran hebat melanda sebuah warung makan “Bojonegoro” yang berlokasi di Jalan Flores, Kelurahan Pelabuhan, Kecamatan Samarinda Kota, pada Rabu (1/7/2026) pagi. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.03 Wita itu diduga dipicu oleh kebocoran tabung gas elpiji saat proses memasak berlangsung.

Api dengan cepat membesar dan menghanguskan satu bangunan ruko sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda bersama relawan dalam waktu kurang lebih 45 menit.

Pemilik warung, Suharto, mengungkapkan bahwa kejadian bermula saat dirinya tengah melakukan aktivitas memasak seperti biasa di bagian dapur warung. Namun secara tiba-tiba muncul api yang diduga berasal dari area pemasangan gas elpiji. Upaya pemadaman awal sempat dilakukan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), tetapi api justru semakin membesar dan sulit dikendalikan.

“Waktu itu lagi masak seperti biasa. Tiba-tiba ada dugaan gas bocor dari selang. Sudah sempat kami coba padamkan pakai APAR, tapi api tidak bisa dikendalikan dan malah membesar,” ujarnya.

Kondisi tersebut membuat api dengan cepat menjalar dan melahap sebagian besar bangunan warung.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Disdamkarmat Kota Samarinda, Akhmad Supriyanto, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 09.03 Wita dan langsung mengerahkan unit ke lokasi kejadian. Saat petugas tiba di lokasi, api diketahui sudah dalam kondisi besar dan membakar bagian utama bangunan warung makan tersebut.

“Begitu laporan masuk, kami langsung bergerak ke lokasi. Saat tiba, api sudah membesar dan melahap satu unit ruko warung makan,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan awal di lapangan serta keterangan pemilik warung, kebakaran diduga kuat berasal dari kebocoran gas elpiji saat pemasangan regulator untuk keperluan memasak.

Petugas menduga adanya kebocoran kecil yang kemudian memicu percikan api hingga menyebabkan kebakaran besar.

“Dari keterangan pemilik, saat pemasangan regulator kemungkinan terjadi kebocoran gas yang kemudian memicu api,” jelasnya.

Namun demikian, pihaknya menegaskan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam proses pendalaman lebih lanjut.

Meski api sempat membesar, petugas berhasil melakukan penanganan cepat sehingga kebakaran tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Dalam insiden tersebut, hanya satu unit ruko yang terbakar habis. Sementara bangunan di sekitarnya berhasil diselamatkan dari jilatan api.

“Alhamdulillah tidak merembet ke bangunan lain. Hanya satu ruko yang terbakar,” ungkapnya.

Untuk memadamkan api, Disdamkarmat Kota Samarinda mengerahkan tiga unit armada dari Posko 1 dan satu unit dari Posko 2, serta dibantu oleh relawan pemadam kebakaran yang turut berada di lokasi.

Proses pemadaman berjalan lancar karena lokasi berada di tepi jalan dan ketersediaan sumber air cukup memadai di sekitar area kejadian.

“Tidak ada kendala berarti di lapangan. Sumber air juga tersedia sehingga proses pemadaman dapat dilakukan dengan cepat,” tutupnya. (SIK)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id

Exit mobile version