Samarinda, Kaltimetam.id – Polresta Samarinda kembali berupaya menekan maraknya balap liar dengan menghadirkan wadah resmi bagi para pecinta otomotif melalui ajang Night Race Drag Bike 2026. Kegiatan tersebut rencananya digelar pada 13–14 Maret 2026 melalui kerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Samarinda serta Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Samarinda.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar mengatakan kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mengurangi praktik balapan liar yang hingga kini masih sering ditemukan di berbagai wilayah di Kota Samarinda. Menurutnya, fenomena balap liar memang belum sepenuhnya dapat dihilangkan. Aktivitas tersebut masih kerap ditemukan di sejumlah kawasan, seperti Sungai Pinang, Samarinda Ulu, hingga Samarinda Seberang.
“Balapan liar memang masih sering terjadi di beberapa wilayah. Hampir setiap malam kami masih menemukan aktivitas tersebut di lapangan,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihak kepolisian terus melakukan patroli rutin serta pembubaran apabila menemukan aktivitas balap liar yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Hendri menjelaskan bahwa para pelaku yang kedapatan melakukan balap liar biasanya akan diamankan oleh petugas untuk kemudian diberikan pembinaan. Mereka dibawa ke kantor kepolisian untuk didata dan dimintai keterangan.
Selain itu, orang tua dari para pelaku juga akan dipanggil untuk datang ke kantor polisi guna menjemput anak mereka sekaligus membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.
“Jika ada yang tertangkap, kami amankan dan dibawa ke kantor. Kemudian orang tuanya kami undang untuk menjemput dengan membawa identitas seperti KTP dan kartu keluarga, lalu dibuatkan surat pernyataan agar anak tersebut tidak mengulangi perbuatannya,” jelasnya.
Langkah pembinaan ini dinilai penting karena sebagian besar pelaku balap liar merupakan remaja yang masih memerlukan pengawasan dari orang tua.
Di sisi lain, Polresta Samarinda juga berupaya menyediakan wadah resmi bagi para pecinta balap motor agar mereka dapat menyalurkan hobinya secara aman tanpa harus melakukannya di jalan raya.
Melalui kerja sama dengan Dispora dan IMI Samarinda, ajang Night Race Drag Bike 2026 diharapkan dapat menjadi alternatif yang lebih positif bagi komunitas otomotif di kota tersebut.
“Kami ingin memberikan ruang bagi para pecinta otomotif agar bisa menyalurkan hobinya secara resmi dan aman,” katanya.
Ajang ini merupakan penyelenggaraan kedua setelah event serupa sukses digelar pada tahun sebelumnya di Jalan Kusuma Bangsa, tepatnya di depan Stadion Segiri Samarinda. Saat itu, kegiatan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat serta diikuti oleh banyak peserta.
Melihat tingginya minat masyarakat terhadap kegiatan balap resmi, Polresta Samarinda optimistis ajang Night Race Drag Bike tahun ini juga akan menarik perhatian para pembalap maupun penonton.
Meski demikian, Hendri menegaskan bahwa kegiatan tersebut harus berjalan secara tertib dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Ia mengingatkan bahwa event ini tidak boleh disertai dengan praktik perjudian atau taruhan yang kerap terjadi dalam balapan liar.
“Yang paling penting tidak ada praktik perjudian atau taruhan. Kegiatan ini murni untuk olahraga, sportivitas, dan hiburan masyarakat,” tegasnya.
Selain menjadi sarana hiburan, kegiatan ini juga diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit pembalap muda berbakat dari Kota Samarinda. Dengan adanya kompetisi yang resmi dan terorganisir, para pembalap memiliki kesempatan untuk mengasah kemampuan mereka secara lebih profesional.
Terakhir, Hendri berharap kegiatan seperti Night Race Drag Bike dapat terus menjadi agenda positif yang mendukung perkembangan olahraga otomotif sekaligus membantu menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman dan tertib di Kota Samarinda.
“Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi alternatif bagi para pecinta balap motor sehingga tidak lagi melakukan balapan liar di jalan raya,” pungkasnya. (SIK)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id







