Samarinda, Kaltimetam.id – Banjir yang kerap melanda kawasan Sempaja Timur, terutama di sekitar Jalan Padat Karya dan RT 53, menjadi perhatian serius anggota DPRD Kalimantan Timur, Sapto Setyo Pramono.
Ia menegaskan bahwa penanganan drainase di wilayah tersebut merupakan salah satu hasil aspirasi masyarakat yang mendesak untuk segera ditindaklanjuti.
“Banjir yang terjadi bukan hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berpotensi merusak lingkungan sekitar. Drainase yang baik sangat penting untuk menghindari masalah ini,” ujar Sapto, Kamis (21/11/2024).
Melalui kegiatan reses yang telah dilaksanakan, Sapto mengungkapkan telah mengumpulkan berbagai masukan dari warga setempat terkait permasalahan banjir.
Salah satu langkah yang diusulkannya adalah perbaikan saluran drainase utama yang terhubung ke Sungai Karang Mumus. Namun, tantangan besar yang dihadapi adalah keterbatasan anggaran.
“Dari hasil diskusi dengan Dinas Pekerjaan Umum Samarinda, ternyata anggaran untuk perbaikan drainase baru memungkinkan dialokasikan pada 2026. Hal ini disebabkan prioritas pengeluaran tahun 2025 telah ditetapkan sebelumnya,” ungkapnya.
Untuk mempercepat penanganan, Sapto mendorong agar kolaborasi antara Pemerintah Kota Samarinda dan Pemerintah Provinsi Kaltim dapat dilakukan lebih intensif.
Ia menilai, kerja sama yang baik akan menjadi kunci utama dalam mengatasi masalah banjir yang sudah lama dikeluhkan masyarakat.
“Koordinasi antara pemerintah kota dan provinsi sangat penting. Dengan sinergi yang tepat, saya optimis persoalan drainase ini dapat ditangani lebih cepat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sapto juga meminta agar usulan perbaikan drainase ini dimasukkan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan.
Dengan cara ini, ia berharap prioritas penanganan banjir dapat dikuatkan dalam agenda pembangunan daerah.
Sapto berjanji akan memperjuangkan alokasi anggaran dari tingkat provinsi guna mempercepat realisasi perbaikan drainase di Sempaja Timur.
Baginya, langkah ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Upaya ini kami lakukan agar masyarakat dapat terbebas dari dampak banjir yang selama ini mengganggu. Saya yakin, dengan komitmen bersama, perbaikan drainase ini bisa menjadi solusi yang nyata,” tutupnya. (Adv/DPRDKaltim/ICA)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id







