Probebaya Dipangkas, Tiap RT di Samarinda Kini Terima Rp75 Juta

Salah satu contoh hasil Probebaya di Samarinda. (Foto: Ree/Kaltimetam.id)

Samarinda, Kaltimetam.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya) tetap berjalan pada 2026, meski alokasi anggarannya mengalami penyesuaian.

Jika sebelumnya setiap rukun tetangga (RT) menerima Rp100 juta per tahun, kini besaran anggaran ditetapkan Rp75 juta. Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap kondisi fiskal daerah yang tengah mengalami tekanan.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyebut langkah tersebut merupakan bentuk penyesuaian agar program strategis tetap bisa berlanjut tanpa membebani keuangan daerah secara berlebihan.

“Tadinya tiap tahun dapat Rp100 juta, tahun ini baru kita alokasikan Rp75 juta,” ujarnya, Sabtu (16/5/2026).

Meski mengalami pengurangan, Pemkot tidak menutup kemungkinan untuk mengembalikan nilai anggaran seperti semula.

Tambahan sebesar Rp25 juta per RT masih berpeluang direalisasikan melalui APBD Perubahan, dengan catatan kondisi keuangan daerah mencukupi.

“Kalau anggaran kita cukup dan tersedia di APBD Perubahan, maka Rp25 juta sisanya akan kita alokasikan,” lanjutnya.

Di tengah penyesuaian ini, Andi Harun menegaskan bahwa Probebaya tetap menjadi program prioritas karena bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

Mulai dari pembangunan skala lingkungan hingga kegiatan pemberdayaan warga, seluruhnya dinilai memberi manfaat nyata di tingkat bawah.

Selain itu, program ini juga dinilai mampu mendorong perputaran ekonomi lokal. Belanja pemerintah yang langsung disalurkan ke masyarakat dinilai menciptakan aktivitas ekonomi yang lebih merata di lingkungan RT.

“Probebaya termasuk belanja yang produktif dan berkualitas,” tegasnya. (REE)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id