Samarinda, Kaltimetam.id – Suasana malam di kawasan Samarinda Utara mendadak heboh setelah terjadi aksi kejar-kejaran antara petugas patroli Beat 110 Sat Samapta Polresta Samarinda dengan sebuah mobil Daihatsu Sigra warna hitam, Senin (18/5/2026) malam. Pengejaran yang berlangsung dari Jalan PM Noor hingga kawasan Jalan Betapus itu berakhir dramatis setelah kendaraan pelaku nyaris masuk jurang.
Dalam peristiwa tersebut, satu pria berhasil diamankan bersama barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu, sementara seorang lainnya melarikan diri ke area persawahan dan kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian.
Aksi dramatis itu bermula saat Unit Patroli 110 Beat 04 Regu 1 Sat Samapta Polresta Samarinda tengah melaksanakan patroli rutin sekitar pukul 23.30 Wita di kawasan Jalan PM Noor, Kecamatan Samarinda Utara.
Saat berpatroli, petugas mendapati sebuah mobil Daihatsu Sigra warna hitam yang terparkir di pinggir jalan dengan dua pria berada di dalamnya.
Gerak-gerik kedua pria tersebut dinilai mencurigakan sehingga petugas memutuskan untuk mendekat dan melakukan pemeriksaan.
Namun ketika aparat hendak melakukan pengecekan, pengemudi mobil justru tancap gas meninggalkan lokasi dan memicu aksi pengejaran di tengah malam.
Kasat Samapta Polresta Samarinda, Kompol Baharuddin mengatakan, petugas patroli langsung melakukan pengejaran setelah kendaraan tersebut berusaha kabur dari pemeriksaan.
“Anggota melakukan patroli rutin dan mendapati kendaraan yang mencurigakan. Ketika akan diperiksa, mobil tersebut kabur sehingga dilakukan pengejaran,” ujarnya.
Pengejaran berlangsung cukup menegangkan karena mobil yang dikendarai kedua pria itu melaju dengan kecepatan tinggi menuju kawasan Jalan Betapus.
Petugas patroli terus membuntuti kendaraan tersebut di jalanan yang relatif gelap hingga akhirnya pengemudi diduga kehilangan kendali saat mencoba melarikan diri.
Mobil Daihatsu Sigra bernomor polisi KT 1979 VG itu kemudian nyaris terjun ke jurang di sekitar lokasi kejadian.
Situasi semakin dramatis ketika kendaraan akhirnya berhenti mendadak dan pengemudi langsung keluar lalu melarikan diri ke arah area persawahan yang berada di sekitar lokasi.
Sementara satu penumpang lainnya berhasil diamankan aparat di tempat kejadian.
Pria yang diamankan diketahui bernama Aprizaldi Eka Priannor (26). Saat diamankan polisi, Aprizaldi tampak histeris dan menangis di hadapan petugas.
Aparat kemudian melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan menemukan satu poket yang diduga berisi narkotika jenis sabu.
Selain barang bukti sabu, polisi juga mengamankan mobil Daihatsu Sigra yang diketahui merupakan milik Aprizaldi.
“Dari kendaraan ditemukan satu poket yang diduga narkotika jenis sabu,” kata Baharuddin.
Dari hasil pemeriksaan awal, Aprizaldi mengaku sebagai pengguna narkotika. Namun ia mengklaim belum sempat menggunakan barang haram tersebut sebelum diamankan polisi.
Sementara pengemudi yang berhasil melarikan diri diketahui bernama Alief Ayatullah Addzikry (23).
Menurut keterangan awal yang diperoleh penyidik, Alief diduga juga menggunakan narkotika dengan metode suntik.
Polisi kini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang kabur tersebut.
“Saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Polresta Samarinda untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Unit Reserse Narkoba Polresta Samarinda,” pungkasnya. (SIK)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id







