Penabrak Pertama dalam Kecelakaan Maut Sengkotek Menyerahkan Diri, Polisi Masih Buru Pengendara Lain

proses evakuasi seorang muadzin korban tabrak lari menuju rumah sakit. (Foto: Istimewa)

Samarinda, Kaltimetam.id – Kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 04.50 Wita di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, berujung maut. Seorang pria dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi korban tabrakan sepeda motor pada waktu subuh.

Peristiwa tersebut sempat terekam kamera pengawas (CCTV) dan menjadi perhatian publik setelah rekamannya beredar luas di media sosial. Dalam rekaman terlihat korban tertabrak sepeda motor saat melintas di ruas jalan tersebut dalam kondisi masih gelap dan diguyur gerimis ringan.

Sekitar satu jam setelah kejadian, warga menghubungi relawan untuk membantu proses evakuasi korban ke rumah sakit. Namun, setibanya di fasilitas kesehatan, dokter jaga menyatakan korban telah meninggal dunia akibat luka berat yang diderita.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Samarinda, Iptu Javier Syukur, membenarkan kejadian tersebut dan memastikan pihaknya langsung melakukan penyelidikan begitu menerima laporan.

“Berdasarkan hasil analisis rekaman CCTV, penabrakan awal dilakukan oleh satu unit sepeda motor. Alhamdulillah, mungkin karena bantuan relawan dan juga informasi yang beredar luas, pengendara tersebut menyerahkan diri ke kantor kami sekitar pukul 09.30 Wita dan saat ini sedang diperiksa,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, pengendara sepeda motor diketahui berprofesi sebagai pedagang ikan. Pada saat kejadian, ia tengah dalam perjalanan dari rumahnya di kawasan Kilo 5 Loa Janan menuju Selili untuk membeli ikan yang akan dijual kembali.

“Pengendara sepeda motor merupakan seorang pedagang ikan. Subuh tadi ia berangkat untuk membeli ikan ke Selili,” jelasnya.

Menurut keterangan pelaku kepada penyidik, ia meninggalkan lokasi kejadian karena panik dan takut situasi menjadi ramai oleh warga sekitar.

“Alasannya meninggalkan korban karena takut diketahui warga dan situasi menjadi ramai. Setelah sampai di rumah dan melihat kondisi yang berkembang, yang bersangkutan akhirnya memutuskan menyerahkan diri,” tambahnya.

Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat bahwa setelah tabrakan pertama, terdapat kendaraan lain yang melintas di lokasi kejadian. Polisi kini masih mendalami kemungkinan keterlibatan kendaraan lain tersebut.

“Untuk kendaraan lainnya masih kami lakukan pencarian. Saat kejadian kondisi masih gelap dan dari rekaman terlihat wajah pengendara tertutup kain, sehingga kemungkinan ada yang tidak menyadari adanya korban di jalan. Tapi tetap kami telusuri,” tegasnya.

Ia memastikan bahwa yang telah diamankan saat ini adalah pengendara yang pertama kali menabrak korban.

“Betul, yang menyerahkan diri adalah pengendara sepeda motor yang pertama kali menabrak korban,” pungkasnya. (SIK)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id