Pekanbaru, Kaltimetam.id – Panggung Audisi Umum PB Djarum 2026 regional Pekanbaru melahirkan sederet wajah baru yang berpeluang menjadi bagian dari masa depan bulu tangkis Indonesia. Setelah melalui persaingan selama enam hari di GOR Angkasa, sebanyak 15 atlet muda dinyatakan berhak melanjutkan perjalanan ke tahap karantina di Kudus, Jawa Tengah, sebagai bagian dari proses seleksi lanjutan menuju program pembinaan PB Djarum.
Dari belasan atlet tersebut, enam peserta memastikan kelolosan setelah tampil sebagai juara di kategori masing-masing. Sementara sembilan nama lainnya memperoleh kesempatan melalui jalur penilaian khusus Tim Pencari Bakat yang menilai kemampuan peserta secara menyeluruh, tidak hanya berdasarkan hasil pertandingan.
Tahap karantina yang dijadwalkan berlangsung pada 14 September hingga 9 Oktober mendatang akan menjadi penentu bagi para atlet muda tersebut. Mereka akan bergabung dengan peserta hasil seleksi dari Makassar dan Kudus untuk menjalani pembinaan intensif yang meliputi aspek teknik, fisik, mental bertanding, hingga karakter sebagai calon atlet profesional.
Ketua PB Djarum sekaligus Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, mengatakan penyelenggaraan audisi di Pekanbaru memperlihatkan perkembangan positif pembinaan bulu tangkis usia dini, khususnya di wilayah Sumatera. Menurutnya, semakin banyak daerah yang mampu menghasilkan atlet berbakat dengan kualitas permainan yang kompetitif.
Ia menilai regenerasi atlet nasional tidak dapat bergantung pada satu wilayah saja. Karena itu, penyelenggaraan audisi di berbagai daerah menjadi langkah penting untuk memperluas jangkauan pencarian bakat sekaligus membuka kesempatan yang sama bagi atlet muda di seluruh Indonesia.
“Sumatera kembali menunjukkan bahwa daerah ini memiliki banyak pemain berbakat. Namun perjalanan mereka baru dimulai. Setelah mendapatkan Super Tiket, tantangan sesungguhnya adalah mempertahankan semangat berlatih, disiplin, dan terus meningkatkan kemampuan,” ujar Yoppy.
Senada dengan itu, Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Sigit Budiarto, menyebut kualitas peserta tahun ini cukup menggembirakan. Selain menemukan pemain dengan teknik yang baik, timnya juga melihat karakter bertanding yang kuat dari banyak peserta. Menurutnya, beberapa atlet yang tidak berhasil menjadi juara tetap memperoleh kesempatan mengikuti tahap berikutnya karena memiliki potensi berkembang dalam jangka panjang. Penilaian tersebut dilakukan berdasarkan kemampuan membaca permainan, kecepatan, teknik dasar, hingga mental saat menghadapi tekanan di lapangan.
“Kami tidak hanya mencari siapa yang menang di pertandingan hari ini. Kami mencari atlet yang memiliki peluang berkembang menjadi pemain hebat beberapa tahun ke depan. Karena itu, ada peserta yang tetap kami pilih meski belum menjadi juara,” katanya.
Salah satu penampilan yang mencuri perhatian datang dari Jayden Octave Tiolando asal Siak, Riau. Pebulutangkis muda itu tampil konsisten hingga keluar sebagai pemenang di kategori KU-11 putra. Di sektor putri, Chelsea Amanda asal Deli Serdang, Sumatera Utara, juga berhasil menunjukkan performa impresif untuk mengamankan satu tempat menuju tahap karantina.
Tak hanya para juara, perhatian juga tertuju kepada Bellvania Safistika Sheila Mahaeswari, atlet belia asal Pekanbaru yang baru berusia delapan tahun. Meski langkahnya terhenti sebelum partai final, penampilan dan semangat juangnya membuat tim pencari bakat memberikan Super Tiket tambahan sehingga tetap berhak melanjutkan seleksi.
Kesempatan serupa juga diperoleh Ray Ethan Jourell dari Jambi. Kekalahan di semifinal tidak menghentikan langkahnya setelah tim penilai melihat potensi yang dinilai layak dikembangkan melalui sistem pembinaan PB Djarum.
Ke-15 atlet yang lolos kini dihadapkan pada tantangan baru. Selama empat pekan di Kudus, mereka akan mengikuti serangkaian latihan dan evaluasi ketat. Tidak hanya kemampuan bermain yang menjadi penilaian, tetapi juga kedisiplinan, daya tahan fisik, kemampuan beradaptasi, hingga mental dalam menghadapi tekanan.
Usai menyelesaikan seleksi di Pekanbaru, Audisi Umum PB Djarum 2026 akan berlanjut ke Makassar pada Agustus mendatang. Regional tersebut menjadi kesempatan berikutnya bagi atlet-atlet muda dari kawasan Indonesia Timur untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka sekaligus memperebutkan tiket menuju pusat pembinaan di Kudus. (SIK)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id







