Samarinda, Kaltimetam.id – Aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kalimantan Timur pada Senin (1/9/2025) ternyata membawa berkah tersendiri bagi pedagang kecil di sekitarnya. Salah satunya adalah Yuliana (45), warga Jalan M. Yamin, Samarinda, yang sehari-hari menjual es keliling dengan lokasi tetap di depan Gor Sempaja.
Di hari biasa, penjualan es milik Yuliana berjalan cukup stabil. Ia bisa menjual dua wadah penuh, setara dengan sekitar 100 gelas es setiap harinya. Keuntungan yang diperoleh pun lumayan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
“Kalau hari biasa bisa habis sampai dua wadah, keuntungannya 500 ribu,” ujarnya.
Namun, situasi berubah ketika ada acara besar seperti pawai atau demonstrasi. Ramainya orang membuat dagangan Yuliana laris manis. Ia bahkan mengaku bisa mendapatkan pemasukan hingga tiga kali lipat dari hari biasa.
“Kalau ada acara ramai, penjualan bisa sampai tiga kali lipat, kadang bisa dua sampai tiga juta,” katanya.
Meski begitu, ia tidak selalu bisa menikmati tingginya penjualan. Saat musim hujan tiba, jumlah pembeli menurun drastis. Persaingan dengan pedagang lain yang menjual es di lokasi serupa juga cukup ketat, sehingga Yuliana memiliki cara tersendiri agar dagangannya tetap menarik minat pembeli.
“Saya akali dengan membuat rasa es lebih enak, ditambah susu atau perisanya biar beda dari yang lain,” tuturnya.
Sehari-hari, Yuliana menawarkan tiga varian rasa, yaitu mangga, jeruk, dan es teh. Namun, pada hari demonstrasi ini, ia memutuskan hanya membawa dua rasa saja.
“Hari ini yang saya jual strawberry dan es teh,” jelasnya.
Dibantu sang suami, Yuliana mengaku penjualan es rasa strawberry sangat laris. Dua wadah penuh sudah habis terjual sebelum sore hari.
“Hari ini strawberry sudah habis dua wadah,” ucapnya. (REE)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id







