Menu Makan Bergizi Gratis Selama Ramadan Disajikan Kering, Dinkes Kaltim Pastikan Tetap Penuhi Gizi

Makan Bergizi Geratis selama bulan suci Ramadhan. (Foto: Istimewa)

Samarinda, Kaltimetam.id – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama bulan suci Ramadan dengan penyesuaian menu dan mekanisme distribusi. Pengawasan dilakukan untuk memastikan makanan yang dibagikan kepada para penerima manfaat tetap memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan.

Program yang merupakan inisiatif pemerintah pusat tersebut menyasar sejumlah kelompok prioritas, di antaranya anak-anak usia sekolah mulai dari PAUD hingga SMA, serta ibu hamil dan ibu menyusui. Selama bulan puasa, pendekatan yang digunakan sedikit berbeda dibandingkan hari biasa, terutama dalam jenis makanan yang diberikan.

Kepala Seksi Gizi, Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinkes Kaltim, Kanzul Riyadi, mengatakan pihaknya terus memantau pelaksanaan program agar kualitas makanan tetap terjaga, meskipun terdapat perubahan pola konsumsi masyarakat selama Ramadan. Menurutnya, makanan yang disalurkan selama bulan puasa dirancang agar tetap memenuhi kebutuhan nutrisi bagi para penerima manfaat. Hal ini penting terutama bagi anak-anak yang tetap menjalani aktivitas belajar di sekolah selama Ramadan.

“Kami ingin memastikan makanan yang dibagikan tetap memiliki nilai gizi yang sesuai dengan kebutuhan anak-anak dan kelompok sasaran lainnya,” ujarnya.

Sebagai bagian dari penyesuaian selama bulan puasa, menu yang dibagikan kepada penerima manfaat cenderung berupa makanan kering yang memiliki daya tahan lebih lama. Langkah ini diambil agar makanan yang dibagikan pada siang hari tetap aman dikonsumsi saat waktu berbuka puasa.

Jenis makanan yang berkuah atau bersantan sengaja dihindari karena berpotensi mengalami perubahan kualitas apabila disimpan dalam waktu yang cukup lama sebelum dikonsumsi.

Selain itu, Dinkes Kaltim juga melibatkan tenaga ahli gizi dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memastikan setiap paket makanan memenuhi standar nutrisi yang telah ditentukan. Para ahli gizi bertugas memantau komposisi menu, kualitas bahan baku, hingga proses penyajian makanan.

Kanzul menuturkan bahwa kebutuhan energi harian anak tetap harus terpenuhi meskipun sedang menjalankan ibadah puasa. Rata-rata kebutuhan kalori anak berada pada kisaran 1.800 hingga 2.200 kalori per hari, tergantung usia dan aktivitas.

Namun ia menegaskan bahwa porsi makanan dari program MBG hanya ditujukan sebagai pelengkap asupan nutrisi harian, bukan untuk memenuhi seluruh kebutuhan kalori dalam sehari.

Karena itu, peran keluarga dinilai sangat penting dalam memastikan anak-anak tetap mendapatkan asupan gizi yang cukup melalui menu sahur maupun berbuka di rumah.

“Asupan makanan saat sahur sangat berpengaruh terhadap stamina anak selama menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk saat mengikuti kegiatan belajar,” katanya.

Menu sahur yang mengandung protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral yang seimbang diyakini dapat membantu menjaga konsentrasi anak serta mencegah rasa lemas selama menjalani puasa.

Sementara itu, Koordinator SPPG Wilayah Samarinda, Haryono, mengatakan pihaknya juga telah menyesuaikan metode distribusi makanan selama Ramadan. Jika sebelumnya makanan dibagikan menggunakan wadah makan terbuka, kini sistem tersebut diganti dengan paket makanan tertutup. Menurutnya, penggunaan kemasan tertutup bertujuan menjaga kebersihan sekaligus mempertahankan kualitas makanan hingga waktu konsumsi.

“Kemasan yang digunakan dirancang agar makanan tetap aman dan layak dikonsumsi sampai waktu berbuka puasa,” jelasnya.

Selain mempertimbangkan aspek higienitas, metode ini juga dinilai lebih praktis bagi para penerima manfaat, terutama anak-anak yang menerima makanan dari sekolah dan membawanya pulang untuk dikonsumsi saat berbuka.

Melalui pengawasan yang dilakukan oleh Dinkes Kaltim bersama tenaga ahli gizi, pemerintah berharap program MBG tetap memberikan manfaat optimal bagi masyarakat selama bulan Ramadan. (SIK)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id

Exit mobile version