Samarinda, Kaltimetam.id – Pelaksanaan malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Kota Samarinda berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Aparat gabungan dari Polresta Samarinda, TNI, serta instansi terkait dikerahkan secara menyeluruh untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan tradisi tahunan tersebut.
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, menyampaikan bahwa sejak usai pelaksanaan Salat Isya, gema takbir mulai berkumandang di seluruh wilayah kota. Hingga malam hari, situasi secara umum terpantau berjalan lancar tanpa adanya gangguan yang berarti.
“Alhamdulillah, setelah Salat Isya, kegiatan takbiran sudah berlangsung di seluruh wilayah Kota Samarinda dan sampai saat ini berjalan aman, lancar, serta tertib,” ujarnya.
Pengamanan malam takbiran melibatkan ratusan personel gabungan yang terdiri dari Polresta Samarinda, TNI dari Kodim 0901/Samarinda, Denpom, serta dukungan dari Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), dan unsur terkait lainnya. Personel disiagakan di berbagai titik strategis hingga ke tingkat kecamatan guna melakukan patroli sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat.
Menurut Hendri, patroli dilakukan secara intensif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk aktivitas takbir keliling menggunakan kendaraan bermotor yang dinilai berisiko menimbulkan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.
“Kami terus memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melaksanakan takbir keliling menggunakan kendaraan, terutama dalam jumlah besar, karena berpotensi menimbulkan kerawanan,” jelasnya.
Meski secara umum kondisi terkendali, aparat sempat menemukan adanya aktivitas takbir keliling di wilayah Kecamatan Palaran. Sekelompok masyarakat terlihat berkumpul dengan kendaraan dan berencana menuju pusat Kota Samarinda.
“Tadi sempat ada sekitar 20 kendaraan roda empat dan kurang lebih 50 sepeda motor yang berkumpul di kawasan Stadion Utama Palaran dan hendak bergerak menuju arah kota,” ungkap Hendri.
Melihat potensi kerawanan yang dapat ditimbulkan, petugas gabungan segera melakukan langkah cepat dengan menghentikan dan mengendalikan rombongan tersebut. Aparat kemudian mengarahkan agar kegiatan dilakukan secara terbatas di wilayah setempat tanpa menuju pusat kota.
“Kami langsung intervensi, kita hentikan dan kita putar balik. Mereka akhirnya hanya melaksanakan kegiatan di sekitar kawasan Stadion Palaran dan tidak mengarah ke pusat kota,” tegasnya.
Langkah tersebut, lanjut Hendri, merupakan bagian dari upaya preventif untuk menjaga situasi tetap kondusif, terutama di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Ia memastikan bahwa setelah dilakukan penertiban, situasi di kawasan tersebut kembali normal dan tidak ada lagi pergerakan konvoi kendaraan dalam jumlah besar.
“Alhamdulillah, sekarang sudah selesai semua dan situasi kembali kondusif,” pungkasnya. (SIK)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @Kaltimetam.id
